Cetak Rekor, 5.623 Hewan Qurban Didistribusikan 11 Negara dalam 24 Jam

- Program Asia Mega Qurban 2026 mencetak rekor dengan mendistribusikan 5.623 hewan qurban ke 11 negara ASEAN hanya dalam waktu 24 jam.
- Inisiatif ini mendorong terbentuknya ekosistem peternakan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan melalui kolaborasi lintas negara di kawasan ASEAN.
- Kegiatan Live Ibadah Qurban di Johor memperlihatkan koordinasi langsung berbagai pihak untuk memperkuat peran peternak lokal dan sistem distribusi qurban terintegrasi.
Jakarta, IDN Times – Pelaksanaan ibadah qurban lintas negara terus berkembang di kawasan Asia Tenggara. Tahun ini, program Asia Mega Qurban 2026 mencatat rekor sebanyak 5.623 hewan qurban yang dipesan, diproses, dan didistribusikan ke 11 negara dalam waktu 24 jam.
Program tersebut menjangkau sejumlah negara di kawasan ASEAN, termasuk Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Pelaksanaannya melibatkan koordinasi lintas negara yang mencakup aspek pengadaan hewan, distribusi, hingga proses penyembelihan dan penyaluran daging qurban kepada masyarakat penerima manfaat.
1. Dorong terbentuknya ekosistem peternakan yang lebih terstruktur

Chief Executive Officer Aliyah Rizq Holdings Pte Ltd, Dato' Seri Ashraf Bakar, mengatakan pengembangan program qurban lintas negara tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pelaksanaan ibadah, tetapi juga mendorong terbentuknya ekosistem peternakan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan di kawasan ASEAN.
"Diskusi awal dengan sejumlah pemilik peternakan di Malaysia menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Mereka melihat potensi besar dalam membangun rantai pasok yang lebih terstruktur bersama Aliyah Rizq, khususnya untuk mendukung pelaksanaan qurban berskala besar pada tahun mendatang," ujar Ashraf dalam keterangannya.
2. Ciptakan peluang peternak

Menurut dia, kolaborasi dengan para peternak menjadi bagian penting dalam memperkuat kapasitas sektor peternakan lokal sekaligus membuka akses yang lebih luas ke pasar regional.
Ia menambahkan, sinergi tersebut tidak hanya berpotensi meningkatkan kapasitas produksi peternakan, tetapi juga memberi peluang bagi peternak untuk terlibat dalam jaringan pasok yang lebih luas di tingkat ASEAN.
3. Perkuat peternak lokal

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Asia Mega Qurban 2026, program Live Ibadah Qurban turut digelar di Masjid Al-Syifa, Bandar Penawar, Johor, Malaysia. Kegiatan ini menampilkan proses koordinasi operasional secara langsung yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan dalam pelaksanaan qurban.
Untuk mendukung kelancaran program, penyelenggara bekerja sama dengan berbagai instansi pemerintah di Johor, lembaga keagamaan, aparat penegak hukum, serta otoritas setempat. Dukungan tersebut mencakup aspek logistik, operasional, hingga pengawasan kesejahteraan hewan selama proses pelaksanaan qurban.
Penyelenggara menilai model pelaksanaan qurban lintas negara dapat menjadi salah satu contoh pengembangan sistem distribusi qurban yang lebih terintegrasi di kawasan.
"Selain memperluas jangkauan penyaluran, pendekatan tersebut juga dinilai mampu memperkuat keterlibatan peternak lokal dalam memenuhi kebutuhan hewan qurban yang terus meningkat setiap tahunnya," katanya.


















