Israel Defense Forces (Israel Defense Forces, CC BY-SA 2.0, via Wikimedia Commons)
Secara terpisah, pasukan Israel memperluas area kendali wilayah mereka di bagian timur Kota Gaza pada Minggu (11/10/2026) dini hari menurut sumber-sumber lokal Palestina. Langkah militer ini mengakibatkan dua warga Palestina terluka, termasuk seorang perempuan hamil, serta memaksa puluhan keluarga meninggalkan rumah mereka.
Kendaraan lapis baja militer Israel dilaporkan bergerak maju puluhan meter melampaui posisi mereka yang sudah ada di lingkungan Shujaiya sejak Sabtu malam hingga Minggu dini hari. Pergerakan tersebut berlangsung di bawah lindungan tembakan senjata gencar, pengeboman artileri, dan pesawat nirawak quadcopter, didampingi milisi bersenjata Palestina yang beroperasi dengan dukungan militer Israel.
Pasukan militer menembaki area yang membentang dari pasar sayur di sisi timur hingga persimpangan Shujaiya di Jalan Salah al-Din di sisi barat. Selama sekitar sepekan, wilayah timur Gaza khususnya Tuffah dan Shujaiya menghadapi penghancuran malam hari, tembakan senjata, pengeboman artileri berat, serta pergerakan kendaraan militer di dekat garis kuning (yellow line). Garis batas ini memisahkan sektor pendudukan pasukan Israel di timur dari kawasan yang diizinkan untuk ditempati warga Palestina di barat.