Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Georgia Kecam Serangan Drone Iran ke Azerbaijan
ilustrasi bendera Georgia (unsplash.com/etienneflorent)
  • Kemlu Georgia mengecam serangan drone Iran ke Azerbaijan yang melanggar hukum internasional dan mengancam stabilitas kawasan Kaukasus Selatan.
  • Menlu Georgia menyatakan solidaritas kepada Azerbaijan serta menegaskan pentingnya menjaga perdamaian dan hubungan strategis kedua negara.
  • Iran mengancam pipa minyak BTC yang melewati Georgia, memicu kekhawatiran akan dampak besar terhadap stabilitas energi global.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Georgia mengecam serangan drone Iran ke Azerbaijan. Tbilisi menyebut bahwa serangan tersebut sudah melanggar prinsip hukum internasional. 

“Segala bentuk pelanggaran hukum dan norma internasional secara langsung akan meningkatkan eskalasi regional dan aksi ini tidak dapat diterima,” ungkapnya, dilansir dari Civil, Jumat (6/3/2026).

Serangan drone di Bandara Internasional Nakvichan di Azerbaijan telah menyebabkan dua orang terluka. Aksi ini mengancam stabilitas di Kaukasus Selatan dan berpotensi memperluas konflik. 

1. Georgia mengucapkan solidaritas kepada Azerbaijan

Menteri Luar Negeri (Menlu) Georgia, Maka Botchorishvili sudah berbicara dengan Menlu Azerbaijan, Jeyhun Bayramov. Ia mengucapkan solidaritas dan mengaku khawatir dampak insiden serangan drone ini. 

“Penting untuk mempertahankan perdamaian dan stabilitas kawasan. Kami mengonfirmasi penguatan strategis dan hubungan persahabatan antara Georgia dan Azerbaijan,” terangnya. 

Sebelumnya, Georgia sudah menyatakan belasungkawa kepada Iran dan Israel. Negara Kaukasus Selatan itu juga mengucapkan solidaritas kepada negara-negara Teluk yang terdampak pecahnya konflik di Timur Tengah. 

2. Iran ancam serang pipa minyak BTC yang melewati Georgia

Iran lewat Korps Garda Revolusioner Iran (IRGC) sudah mengatakan tidak akan memperbolehkan ekspor minyak ke negara musuh, termasuk Israel. Peringatan itu berarti ancaman pada pipa minyak Baku-Tbilisi-Ceyhan (BTC) yang menyuplai minyak ke Israel. 

Dilansir Georgia Today, Iran tidak memungkiri akan melancarkan serangan ke pipa BTC jika intensitas konfrontasi dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel meningkat. Sebab, pipa minyak BTC sudah menyuplai sebanyak 30 persen dari total pasokan minyak Israel. 

3. Serangan ke pipa BTC dapat memperparah instabilitas pasar energi global

Pakar energi menyebut, jika ada serangan ke pipa BTC akan memperparah instabilitas pasar energi global. Sebab, pipa tersebut sudah menjadi kunci rute ekspor minyak bumi dari kawasan Kaspia dan Timur Tengah. 

Bagi Georgia, pipa tersebut merupakan proyek infrastruktur penting dan memperkuat peran ekonominya di kawasan Kaukasus Selatan. Namun, masih belum dapat dipastikan terkait ancaman serangan Iran ke pipa BTC untuk menghentikan suplai minyak Israel. 

Pipa BTC memiliki panjang 1.700 km yang menghubungkan Azerbaijan ke Turki lewat Georgia. Meskipun terus dijaga ketat, pipa tersebut sangat panjang dan cukup sulit untuk mengamankan seluruh bagiannya. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team