Jakarta, IDN Times - Ghana mengumumkan rencana untuk mengevakuasi 300 warganya dari Afrika Selatan (Afsel). Langkah ini menyusul gelombang protes anti-imigran di negara Afrika bagian selatan tersebut.
“Presiden Ghana sudah menyetujui evakuasi warga dari Afsel sesegera mungkin. Keputusan ini sebagai tanggapan atas serangan xefonobia kepada warga Ghana di Afsel,” terangnya, dikutip dari BBC, Kamis (14/5/2026).
Sebelumnya, Nigeria sudah menyatakan akan memulangkan 130 warganya dari Afsel. Kebijakan ini sebagai wujud untuk melindungi warga Nigeria yang menjadi imigran di Afsel.
