Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Greta Thunberg Ajak Donasi untuk Selamatkan Kalimantan dari Karhutla
Greta Thunberg (commons.wikimedia.org/Stefan Müller)
  • Greta Thunberg mengajak publik Indonesia dan internasional berdonasi untuk warga terdampak kebakaran hutan serta kabut asap di Kalimantan.

  • Dana kampanye diarahkan bagi petugas pemadam, tempat perlindungan kabut asap, kelompok rentan, dan penyelamatan hutan.

  • Kabut asap berdampak lintas batas, termasuk pada kesehatan, pendidikan, dan hubungan antarnegara di kawasan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
selama empat bulan

Krisis kebakaran hutan dan kabut asap di Kalimantan disebut telah berlangsung selama empat bulan.

sekitar pukul 10.00 pagi

Seorang pembicara di Palangka Raya menggambarkan kondisi kota yang gelap dan kekuningan akibat kabut asap.

15 Oktober 2026

Kementerian Pendidikan Malaysia mengumumkan penundaan pelaksanaan UASA yang semula dijadwalkan berlangsung pekan berikutnya.

Kamis, 15 Oktober 2026

PSI di Singapura berada pada kisaran 127–211, dengan angka tertinggi tercatat di wilayah barat.

Jumat (16/10/2026)

Greta Thunberg membagikan pesan yang menyerukan dukungan donasi untuk warga terdampak kebakaran hutan dan kabut asap di Kalimantan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Greta Thunberg mengajak publik berdonasi untuk warga terdampak kebakaran hutan dan kabut asap di Kalimantan.
  • Who?
    Greta Thunberg, masyarakat Indonesia dan internasional, warga terdampak, petugas pemadam kebakaran, anak-anak, serta kelompok rentan.
  • Where?
    Kalimantan, termasuk Palangka Raya, Kalimantan Tengah; dampak kabut asap juga dirasakan di Malaysia dan Singapura.
  • When?
    Pesan dibagikan Jumat (16/10/2026), sementara krisis disebut telah berlangsung selama empat bulan.
  • Why?
    Untuk membantu warga terdampak, petugas pemadam, penyediaan tempat perlindungan kabut asap, dan penyelamatan hutan.
  • How?
    Melalui kampanye penggalangan dana dengan Donorbox bagi masyarakat internasional dan Kitabisa bagi masyarakat Indonesia.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Greta Thunberg mengajak orang-orang membantu warga di Kalimantan yang terkena kebakaran hutan dan kabut asap. Uangnya untuk petugas pemadam, tempat berlindung, anak-anak, dan hutan. Krisisnya masih terjadi. Asap juga terasa sampai Malaysia dan Singapura, sehingga kesehatan dan kegiatan sekolah ikut terganggu.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kampanye ini membuka dukungan bagi warga yang terdampak kabut asap, termasuk anak-anak dan kelompok rentan. Penggalangan dana juga diarahkan untuk petugas pemadam, tempat perlindungan, serta hutan yang tersisa. Keterlibatan masyarakat Indonesia dan internasional menunjukkan adanya ruang bantuan untuk kebutuhan yang disebutkan dalam kampanye tersebut.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times — Aktivis lingkungan Greta Thunberg mengajak masyarakat internasional dan Indonesia membantu warga terdampak kebakaran hutan dan kabut asap di Kalimantan melalui kampanye penggalangan dana. Ia membagikan pesan darurat yang menyebut krisis tersebut masih berlangsung dan dampaknya di lapangan jauh lebih parah daripada yang terlihat di media sosial.

Dalam unggahannya, Greta menyerukan agar publik terus mendukung Borneo’s Fires and Haze Crisis Fundraising Campaign. Dana yang terkumpul ditujukan untuk membantu petugas pemadam kebakaran, membangun lebih banyak tempat perlindungan dari kabut asap, serta menyelamatkan hutan yang masih tersisa.

Pesan tersebut juga menyoroti dampak krisis terhadap masyarakat, terutama anak-anak dan kelompok rentan. Dalam materi yang dibagikan Greta, disebutkan bahwa warga mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap, sementara sejumlah desa kehilangan hutan dan pohon karet yang menjadi bagian dari sumber penghidupan mereka.

“Mohon terus berikan dukungan dengan berdonasi hari ini,” demikian seruan dalam pesan yang dibagikan Greta di akun media sosialnya, Jumat (16/10/2026). Kampanye tersebut mencantumkan Donorbox bagi masyarakat internasional dan Kitabisa bagi masyarakat Indonesia.

1. Greta bagikan pesan darurat dari Kalimantan

Greta Thunberg (commons.wikimedia.org/Anders Hellberg)

Dalam pesan yang dibagikan Greta, penggagas kampanye menyatakan krisis kebakaran hutan dan kabut asap di Kalimantan masih jauh dari selesai. Kondisi sebenarnya di lapangan disebut lebih buruk dibandingkan rekaman yang beredar di media sosial.

Pesan tersebut mengklaim sekitar 2 juta hektare hutan telah hancur akibat kebakaran. Selain kerusakan hutan, satwa juga ikut terdampak, sementara warga kehilangan kawasan hutan dan pohon karet.

Materi kampanye itu juga menyebut, petugas pemadam kebakaran meninggal dunia dalam upaya menangani kebakaran. Krisis tersebut dikatakan telah berlangsung selama empat bulan.

Untuk membantu masyarakat terdampak, kampanye itu menggalang dana bagi petugas pemadam, pembangunan tempat perlindungan kabut asap, perlindungan anak-anak dan kelompok rentan, serta penyelamatan sisa hutan.

2. Kampanye fokus pada warga dan kelompok rentan

Pengendara motor melintas di Jembatan Kahayan yang diselimuti asap di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Minggu (11/10/2026). ANTARA FOTO/Auliya Rahman/bar

Salah satu sasaran penggalangan dana adalah penyediaan lebih banyak tempat perlindungan dari kabut asap. Fasilitas ini ditujukan untuk membantu warga mengurangi paparan udara tercemar, terutama anak-anak dan kelompok yang lebih rentan terhadap gangguan kesehatan.

Dalam video yang dibagikan Greta, seorang pembicara yang berada di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, menggambarkan kondisi kota pada sekitar pukul 10.00 pagi sebagai tempat yang gelap dan kekuningan akibat kabut asap.

“Tidak ada tempat untuk bersembunyi, tidak ada tempat untuk melarikan diri,” kata perempuan dalam video tersebut.

Ia juga mengatakan tempat perlindungan kabut asap sedang diupayakan, tetapi jumlahnya belum cukup untuk menjangkau seluruh warga di Kalimantan. Karena itu, publik diajak memberikan bantuan melalui tautan donasi pada profil akun penggalangan dana.

Namun, angka dampak kesehatan dan kerusakan lingkungan yang disebut dalam materi kampanye perlu diverifikasi secara terpisah sebelum dijadikan data resmi dalam pemberitaan.

3. Kabut asap berdampak hingga ke negara tetangga

Kabut asap di Malaysia imbas dari Karhutla Kalimantan. (AFP/Mohd Rasfan)

Dampak kabut asap lintas batas juga dirasakan negara-negara tetangga. Di Malaysia, Kementerian Pendidikan menunda pelaksanaan Ujian Akhir Sesi Akademik (UASA) yang semula dijadwalkan berlangsung pekan berikutnya. Keputusan tersebut diumumkan pada 15 Oktober 2026 dengan mempertimbangkan kekhawatiran oran gtua terhadap kesehatan siswa.

Anggota parlemen Malaysia, Syed Saddiq Syed Abdul Rahman, juga mendesak pemerintahnya menggalang tekanan diplomatik bersama negara-negara ASEAN terhadap Indonesia. Ia mengusulkan pembatasan akses pembiayaan bagi perusahaan yang terlibat dalam pembakaran lahan.

Sementara itu, Singapura membuka kemungkinan mengambil tindakan hukum terhadap perusahaan yang bertanggung jawab atas kebakaran pemicu kabut asap. Menteri Keberlanjutan dan Lingkungan Singapura, Grace Fu, mengatakan pemerintah sedang mengumpulkan data untuk mempertimbangkan langkah berdasarkan Transboundary Haze Pollution Act.

Pada Kamis, 15 Oktober 2026, indeks standar polutan atau PSI di Singapura berada pada kisaran 127–211. Wilayah barat mencatat angka tertinggi, sementara permintaan pembersih udara meningkat di tengah memburuknya kualitas udara.

Rangkaian perkembangan tersebut memperlihatkan bahwa kebakaran hutan dan kabut asap bukan hanya persoalan lingkungan di Indonesia, tetapi juga berdampak pada kesehatan masyarakat, pendidikan, dan hubungan antarnegara di kawasan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article