Jaksa Agung New York Letitia James (commons.wikimedia.org/Alec Perkins from Hoboken, USA)
James mengatakan penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh dan tidak akan terburu-buru. Kantornya akan meninjau fakta, mengumpulkan bukti, dan mewawancarai para saksi sebelum menentukan langkah berikutnya.
"Kami akan meninjau fakta, mengumpulkan bukti, mewawancarai saksi, dan jika diperlukan, mengajukan tuntutan," ujar James.
Penyelidikan awal ditutup tanpa dakwaan pada 2024. Van Houten sebelumnya membela keputusan untuk tidak mengajukan perkara dengan mengatakan pernyataan tertulis yang disiapkan polisi tidak memuat keterangan bahwa perempuan itu diberi obat tanpa persetujuan, dilumpuhkan hingga tidak mampu memberikan persetujuan, maupun dipaksa berhubungan seksual.
Mengutip The Guardian, Van Houten kemudian mengatakan kepada CBS News bahwa ia tidak pernah melihat keterangan rinci dari perempuan tersebut dan hanya mengandalkan pernyataan yang dibuat polisi kampus.
Hochul mengatakan James ditunjuk setelah dirinya kehilangan kepercayaan terhadap kemampuan kantor jaksa wilayah menangani perkara tersebut.
James mengatakan prioritas pertamanya ialah penyelidikan kriminal atas dugaan pemerkosaan tersebut. "Saat ini kami tidak akan fokus pada tindakan jaksa wilayah," katanya.