Jakarta, IDN Times - Harga minyak global dikabarkan menurun lebih dari 10 persen pada Jumat (17/4/2026). Ini terjadi karena Iran kini sudah bersedia membuka Selat Hormuz secara penuh. Pembukaan ini membuat kapal-kapal bisa leluasa untuk memasok minyak dari Timur Tengah ke pasar global.
Di lain sisi, pembukaan Selat Hormuz juga membuat harga saham global melonjak. Sebagai contoh, harga saham The S&P 500 naik 1,2 persen setelah Iran mengumumkan pembukaan Selat Hormuz. Harga saham yang berasal dari AS juga naik 12 persen. Ini merupakan kenaikan tertinggi sejak Maret 2026 lalu.
