Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Heboh Paket Berasap di Bandara Ben Gurion Israel, Diduga Bom
potret Bandara Ben Gurion, Israel (commons.wikimedia.org/Ralf Roletschek)
  • Paket misterius berasap ditemukan di Bandara Ben Gurion, memicu evakuasi besar-besaran demi keselamatan karyawan dan penumpang.
  • Bandara Ben Gurion sebelumnya sudah jadi target serangan Iran sejak Maret 2026, termasuk serangan rudal yang sempat menyebabkan kerusakan.
  • Perang antara Iran dengan AS dan Israel masih berlanjut tanpa kesepakatan damai, meski berbagai upaya negosiasi telah dilakukan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Bandara Internasional Ben Gurion yang terletak di Tel Aviv, Israel, dihebohkan dengan temuan paket misterius yang mengeluarkan asap pada Minggu (5/4/2026). Paket tersebut diduga berisi bom. 

Dilansir Anadolu Agency, penemuan ini memicu evakuasi seluruh karyawan bandara. Langkah ini dilakukan untuk menyelamatkan para karyawan dari ancaman yang membahayakan diri mereka. 

1. Paket dikirim oleh seorang tidak dikenal

ilustrasi paket (unsplash.com/RoseBox)

Paket misterius tersebut dikabarkan dikirim oleh seseorang. Saat petugas bandara mengambilnya, paket tersebut tiba-tiba mengeluarkan asap. Kejadian ini sontak membuat sejumlah petugas bandara kaget dan ketakutan. 

"Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan melaporkan insiden bahan berbahaya di Bandara Ben Gurion menyusul sebuah paket yang tiba dalam pengiriman dan mengeluarkan asap," demikian bunyi laporan media Israel, Yedioth Ahronoth.

Beruntungnya, pihak berwenang langsung sigap datang ke bandara untuk memeriksa dan mengamankan paket tersebut. Mereka juga menjauhkan paket tersebut dari banyak orang untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

2. Bandara Ben Gurion sudah menjadi target serangan Iran sejak Maret lalu

potret Bandara Ben Gurion, Israel (commons.wikimedia.org/Ralf Roletschek)

Bandara Ben Gurion sendiri memang sudah menjadi target serangan sejak perang Iran melawan Amerika Serikat dan Israel pecah pada 28 Februari 2026. Pada Maret lalu, bandara tersebut juga diserang Iran menggunakan rudal. 

Sebetulnya, sistem pertahanan udara Israel sempat berhasil menghalau rudal tersebut. Namun, pecahan rudal menghantam sebagian area bandara dan menyebabkan kerusakan 

Imbas serangan ini, seluruh staf dan penumpang terpaksa dievakuasi. Sejumlah penerbangan juga ditunda. Bahkan, ada juga yang dibatalkan. Saat itu, langkah ini dilakukan untuk mengamankan karyawan dan penumpang dari serangan lanjutan dari Iran.

3. Perang antara Iran dengan AS dan Israel masih berlanjut

ilustrasi perang antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel (unsplash.com/Saifee Art)

Hingga saat ini, perang antara Iran dengan AS dan Israel masih berlangsung. Sebab, AS dan Israel masih melancarkan serangan ke Iran. Terbaru, AS berupaya meluncurkan serangan udara ke Iran pada Jumat (3/4/2026) malam waktu setempat. Namun, serangan itu gagal karena Iran mengklaim berhasil menjatuhkan jet tempur AS yang dipakai untuk menyerang mereka. 

Untuk mengakhiri perang, AS sebetulnya sudah berulang kali mengajak Iran untuk bernegosiasi. Selain itu, AS juga sudah beberapa kali mengusulkan proposal perdamaian. Namun, semua upaya tersebut menemui jalan buntu karena Iran tidak kunjung sepakat. 

Menurut Pakistan yang berperan sebagai mediator, Iran saat ini juga masih enggan bertemu dengan AS untuk membicarakan perdamaian. Ini membuat konflik antara kedua negara jadi makin alot. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team