Jakarta, IDN Times - Pasukan militer Israel (IDF) menyebut Hizbullah telah melanggar gencatan senjata antara Israel dan Lebanon. Sebab, menurut IDF, Hizbullah telah melakukan serangan rudal ke pasukan mereka yang sedang bertugas di Lebanon selatan dan ke wilayah Israel pada Selasa (21/4/2026).
“Serangan-serangan itu merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap perjanjian gencatan senjata (antara Israel dan Lebanon)," bunyi pernyataan resmi IDF, seperti dilansir Times of Israel.
IDF menjelaskan tidak ada korban jiwa akibat serangan Hizbullah baik yang dilakukan di Lebanon selatan maupun di Israel. IDF juga berhasil menghancurkan mesin peluncur rudal milik Hizbullah hanya beberapa menit setelah mereka meluncurkan serangan.
