Jakarta, IDN Times - Presiden Korea Selatan (Korsel) Lee Jae Myung melontarkan kritik tajam terhadap Israel terkait dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM), yang kemudian memicu respons keras dari pemerintah Israel.
Pernyataan tersebut berawal dari unggahan Lee di media sosial yang menyoroti sebuah video viral. Video itu diklaim memperlihatkan tentara Israel menyiksa dan mendorong seorang anak Palestina dari atap bangunan.
Lee menyatakan perlu menelusuri kebenaran video tersebut. “Saya perlu memastikan apakah ini benar, dan jika ya, langkah apa yang telah diambil,” tulisnya di platform X pada Jumat (10/4/2026).
Namun, asal-usul video tersebut tidak dapat segera diverifikasi. AFP melaporkan, video itu kemungkinan merupakan sudut lain dari insiden yang terjadi dua tahun lalu di Tepi Barat.
Dalam rekaman asli, seorang tentara Israel terlihat mendorong tubuh seorang pria dewasa yang tampak sudah meninggal dari atap bangunan.
