Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Hungaria Ancam Putus Gas ke Ukraina akibat Masalah Pipa Druzhba
Bendera Hungaria. (pexels.com/sara)
  • Hungaria mengancam hentikan suplai gas ke Ukraina karena Kiev menahan pengiriman minyak lewat pipa Druzhba, memperburuk ketegangan energi antara kedua negara.
  • Pemerintah Ukraina menilai Hungaria akan rugi hingga 1 miliar dolar AS akibat penghentian suplai gas dan menegaskan kemandirian energi negaranya.
  • Ukraina menjajaki impor gas dari Mozambik serta mengungkap aktivitas intelijen militer Hungaria di wilayah Zakarpattia yang merekrut warga lokal untuk tujuan keamanan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Hungaria mengancam akan menangguhkan pengiriman gas ke Ukraina secara berkala. Budapest hanya mau mengembalikan suplai gas jika Kiev bersedia mengembalikan pengiriman minyak lewat pipa Druzhba. 

“Sementara, Ukraina tidak mengirimkan minyak, mereka tidak menerima gas dari Hungaria. Kami akan menghentikan suplai gas dari Hungaria ke Ukraina secara bertahap,” tutur Perdana Menteri (PM) Hungaria, Viktor Orban, dikutip dari United24, Kamis (26/3/2026). 

Beberapa bulan terakhir, hubungan Hungaria dan Ukraina terus memanas. Ketegangan disebabkan pemblokiran pasokan minyak dari Rusia ke Hungaria lewat pipa Druzhba di Ukraina. 

1. Ukraina sebut Hungaria akan rugi dengan putus suplai gas

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Ukraina, Heorhii Tykhyi mengungkapkan bahwa Hungaria akan rugi karena menghentikan pasokan gas ke negaranya. Bahkan, kerugiannya mencapai 1 miliar dolar AS (Rp16,9 triliun). 

“Ukraina punya volume gas yang dibutuhkan oleh negaranya. Ukraina tahu di mana mendapatkan pasokan gas, meskipun Hungaria menghentikan suplai ke negara kami,” katanya. 

Tykhyi menekankan bahwa Ukraina mampu memastikan ketersediaan sumber energi dan tidak akan bergantung pada satu sumber. Terutama setelah invasi skala besar Rusia ke Ukraina. 

2. Ukraina berencana impor gas dari Mozambik

Sehari sebelumnya, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy sudah berbicara dengan Presiden Mozambik, Daniel Chapo. Keduanya mendiskusikan kemungkinan pengiriman gas alam dari Mozambik ke Ukraina. 

“Kami mendiskusikan kemungkinan suplai gas alam ke Ukraina dan peluang untuk mengatasi tantangan bersama Presiden Mozambik. Ukraina tertarik dalam menambah suplai kebutuhan energi dan Mozambik tertarik pada pengalaman dan teknologi Ukraina dalam mengamankan keamanan nasional dari terorisme,” ungkapnya, dikutip dari APA News.

3. Ukraina sebut Hungaria aktifkan mata-mata di wilayah barat

Pada saat yang sama, Badan Keamanan Ukraina (SBU) berhasil mengidentifikasi adanya aktivitas intelijen militer Hungaria di Zakarpattia pada musim semi 2025. Perwira intelijen militer Hungaria tersebut sudah memantau agen untuk mendapatkan informasi keamanan di area tersebut. 

Perwira tersebut menggunakan institusi diplomatik di Zakarpattia untuk melakukan rekrutmen agen. Sementara, sasarannya adalah warga lokal untuk memberikan data pribadi saat mendaftar kewarganegaraan Hungaria. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team