Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Hungaria Tuduh Ukraina Serang Pipa TurkStream di Rusia

Hungaria Tuduh Ukraina Serang Pipa TurkStream di Rusia
Bendera Hungaria. (pexels.com/sara)
Intinya Sih
  • Menlu Hungaria Peter Szijjarto menuduh Ukraina menyerang pipa gas TurkStream di Rusia, yang dianggap mengancam keamanan energi dan kedaulatan Hungaria.
  • Gazprom dan pemerintah Rusia menuding pasukan Ukraina beberapa kali menyerang infrastruktur gas, termasuk stasiun Russkaya dan Beregovaya, demi mengganggu ekspor gas ke Eropa.
  • Pemerintah Ukraina menilai kunjungan delegasi Hungaria tidak tepat waktu, sementara Zelenskyy mengaku tidak mengetahui tujuan pasti kunjungan tersebut terkait negosiasi akses minyak Druzhba.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Menteri Luar Negeri (Menlu) Hungaria, Peter Szijjarto menuding Ukraina menyerang infrastruktur pipa gas alam TurkStream di Rusia. Menurutnya, serangan itu akan berdampak pada keamanan energi Hungaria. 

“Ukraina sekarang sudah menyerang infrastruktur pipa gas alam TurkStream di Rusia, yang mana sudah menjamin suplai gas alam ke Hungaria,” terangnya, dikutip dari Kyiv Post, Kamis (12/3/2026). 

Beberapa bulan terakhir, Hungaria dan Ukraina terlibat perseteruan. Bahkan, Perdana Menteri (PM) Hungaria, Viktor Orban menganggap Ukraina sebagai negara musuh. 

1. Sebut Ukraina sengaja mengganggu stabilitas energi Hungaria

ilustrasi bendera Hungaria (pixabay.com/rgy23)
ilustrasi bendera Hungaria (pixabay.com/rgy23)

Szijjarto menyebut, pipa TurkStream sangat penting bagi keamanan energi Hungaria. Dengan ini, stabilitas energi Hungaria akan terganggu usai gangguan pasokan minyak di pipa Druzhba. 

“Tanpa TurkStream, Hungaria jelas tidak dapat disuplai dengan aman dari sisi geografi dan fisikal. Ukraina sudah memblokade pipa Druzhba dan menyerang lagi ke pipa TurkStream yang mengganggu kedaulatan kami,” tuturnya. 

Pipa TurkStream digunakan untuk mengirimkan gas alam dari Rusia ke Hungaria lewat Turki. Pipa ini melintasi sejumlah negara di Balkan, termasuk Serbia dan Bulgaria. 

2. Gazprom tuduh Ukraina sengaja serang fasilitas energi Rusia

ilustrasi pipa gas alam (unsplash.com/bobbymills)
ilustrasi pipa gas alam (unsplash.com/bobbymills)

Perusahaan gas Rusia, Gazprom mengungkapkan, pasukan Ukraina beberapa kali menyerang infrastruktur gas Rusia. Pemerintah Rusia menyebut bahwa tindakan Ukraina ini untuk mengganggu ekspor gas alam ke negara-negara Eropa. 

Dilansir The Moscow Times, Rusia menyebut sudah menembak jatuh 10 drone di atas stasiun Russkaya dan 14 drone di stasiun Beregovaya. Sementara, pipa TurkStream tersebut menjadi satu-satunya rute ekspor gas alam yang masih beroperasi di Rusia. 

3. Ukraina sebut kunjungan delegasi Hungaria tidak tepat

ilustrasi bendera Ukraina
ilustrasi bendera Ukraina (unsplash.com/madara_p)

Pada hari yang sama, Wakil Menteri Energi Ukraina, Gabor Czepek menyebut, kedatangan delegasi Hungaria ke Ukraina tidak tepat. Ia meminta agar delegasi Hungaria untuk menyetujui perubahan jadwal kunjungan di Ukraina di lain waktu. 

Dilansir Ukrinform, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy mengaku tidak tahu apa yang dilakukan delegasi Hungaria di negaranya. Delegasi Hungaria itu disebut untuk bernegosiasi dengan Ukraina dalam melanjutkan akses minyak Rusia lewat pipa Druzhba. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sonya Michaella
EditorSonya Michaella
Follow Us

Latest in News

See More