Jakarta, IDN Times - Pemerintah baru Hungaria mengatakan tidak akan lagi menerapkan kebijakan luar negeri selama 16 tahun terakhir. Hungaria tidak akan menggunakan veto untuk memeras Uni Eropa (UE).
“Di bawah pemerintahan Partai Tisza, Hungaria tidak akan lagi mengisolasi diri atau menjadi pengganggu di dalam UE. Hungaria akan menjadi mitra yang dapat diandalkan,” terang Menteri Luar Negeri Hungaria, Anita Orban, dikutip dari United24, Selasa (12/5/2026).
Selama ini, Hungaria diketahui telah menjadi sekutu terdekat Rusia di bawah pemerintahan mantan Perdana Menteri Viktor Orban. Ia sudah memanfaatkan hak veto untuk menolak kebijakan UE.
