Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ukraina Siap Normalisasi Relasi dengan Hungaria usai Orban Lengser

Ukraina Siap Normalisasi Relasi dengan Hungaria usai Orban Lengser
ilustrasi bendera Ukraina (unsplash.com/madara_p)
Intinya Sih
  • Ukraina menyatakan kesiapan berdialog dan menormalisasi hubungan dengan Hungaria setelah Viktor Orban kalah dalam pemilu, menandai babak baru diplomasi antarnegara tetangga.
  • Pemerintah Ukraina mencabut larangan perjalanan ke Hungaria dan menilai hasil pemilu menunjukkan keinginan rakyat Hungaria untuk hidup damai serta lebih dekat dengan Eropa.
  • Presiden Zelenskyy mengucapkan selamat kepada Peter Magyar atas kemenangan Partai Tisza, sementara Hungaria mulai menarik pasukan militernya dari infrastruktur energi nasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Menteri Luar Negeri Ukraina, Andrii Sybiha mengatakan bahwa Ukraina akan berdialog dengan Hungaria di bawah pemerintahan baru. Ia mengaku siap membangun hubungan baik dengan negara tetangga. 

“Ukraina mendengar kabar baik di Eropa dari Hungaria. Ini membuka kesempatan kami untuk memulai awal baru dan membangun hubungan bertetangga yang baik,” terangnya, dikutip dari Ukrinform, Kamis (16/4/2026).  

Beberapa bulan terakhir, hubungan Ukraina dan Hungaria di bawah pimpinan Perdana Menteri (PM) Viktor Orban terus memanas. Orban bahkan menyebut Ukraina sebagai musuh dan berupaya mengintervensi pemilihan umum (pemilu) di negaranya. 

1. Ukraina cabut peringatan larangan berkunjung ke Hungaria

Pada saat yang sama, Sybiha resmi mencabut status larangan berkunjung ke Hungaria. Keputusan ini menyusul kekalahan Orban dalam pemilu di Hungaria. 

“Mengenai hasil pemilu parlemen Hungaria, kami memutuskan untuk membatalkan rekomendasi untuk tidak bepergian ke Hungaria. Hasil pemilu tersebut akan mengarah ke normalisasi hubungan Ukraina dan Hungaria. Kami siap untuk mewujudkan itu,” ungkapnya. 

Sybiha mengatakan, rakyat Hungaria sudah menunjukkan keinginan untuk hidup damai, aman, dan sejahtera. Menurutnya, rakyat Hungaria ingin hidup merdeka dan bebas bersama Eropa dibanding menjadi zona pengaruh Rusia.

2. Zelenskyy ucapkan selamat atas kemenangan Peter Magyar

Mendengar kemenangan Partai Tisza di Hungaria, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy langsung mengucapkan selamat kepada pemimpinnya, Peter Magyar. Menurutnya, kemenangan Magyar penting untuk membangun hubungan baik Hungaria-Ukraina. 

Selain itu, Presiden Ukraina keenam itu memastikan bahwa pipa minyak Druzhba akan diperbaiki pada akhir April. Ia mengatakan, pipa tersebut akan berfungsi sebagaimana mestinya setidaknya dapat mengirimkan minyak ke Hungaria. 

3. Hungaria tarik tentara dari infrastruktur energi

Hungaria memutuskan untuk menarik unit militer yang ditempatkan di infrastruktur energi. Personel militer Hungaria tersebut ditempatkan untuk melindungi infrastruktur energi dari dugaan sabotase dari Ukraina. 

“Personel militer Hungaria yang ikut dalam pengamanan infrastruktur energi mulai dirasionalisasi. Jumlahnya akan dikurangi secara bertahap mulai 15 April dan ditarik dari area rekomendasi Kementerian Energi Hungaria,” ungkap Kepala Staf Militer Hungaria, Gabor Borondi.  

Dilansir United24, Orban sebelumnya menuding Ukraina mungkin berencana menyerang sistem energi Hungaria. Kekhawatiran ini mengenai dugaan bahwa Ukraina sengaja memblokir restorasi pipa minyak Druzhba. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sonya Michaella
EditorSonya Michaella
Follow Us

Latest in News

See More