Comscore Tracker

Ledakan di Kawasan Industri Kimia Leverkusen, 2 Orang Tewas

Penyebab ledakan masih belum diketahui

Leverkusen, IDN Times - Sebuah ledakan yang diikuti dengan kebakaran terjadi di kawasan industri kimia Chempark di Leverkusen, Jerman pada Selasa (27/7/2021). Berdasarkan keterangan Currenta operator kawasan itu Ledakan terjadi pada pukul 9:40 waktu setempat.

Insiden itu menyebabkan 2 orang tewas dan 31 orang lainnya terluka. Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu hampir empat jam untuk memadamkan api.

1. Penyebab ledakan

Ledakan di Kawasan Industri Kimia Leverkusen, 2 Orang TewasAsap yang mengepul di Leverkusen, Jerman, setelah terjadi ledakan di kawasan industri kimia di Chempark pada 27 Juli 2021. (Twitter.com/Rita Rosenfeld)

Dilansir Reuters, kepala kawasan industri tersebut, Lars Friedrich, menyampaikan bahwa dia ikut berduka atas ledakan, dia memberitahu bahwa saat ini pencarian pekerja yang hilang sedang dilakukan, tapi dia mengatakan bahwa akan sulit menemukan mereka yang hilang dalam keadaan hidup.

Wali Kota Leverkusen, Uwe Richrath, mengatakan bahwa insiden ini merupakan peristiwa yang tragis bagi kotanya. Daerah itu dan jalan-jalan di sekitarnya telah ditutup hampir sepanjang hari. Dari keterangan polisi lima dari 31 orang yang terluka terkena dampak cukup serius sehingga membutuhkan perawatan intensif.

Friedrich menyampaikan bahwa penyebab ledakan, yang menyebabkan kebakaran dimulai di tangki yang berisi pelarut masih belum jelas. Dia memberitahu bahwa saat ini sedang memeriksa tempat kejadian dengan pihak berwenang dan mengambil sampel. Perusahaan belum mengetahui dengan persis zat apa yang dilepaskan setelah kebakaran.

Daniel Dietrich, yang mengepalai kelompok kerja toksikologi manusia dan lingkungan di departemen biologi di University of Constance di Jerman selatan, mengenai ledakan di Chempark mengatakan kepada DW.

"Gambar (asap putih) menunjukkan deflagrasi eksplosif terjadi. kebakaran dan operasi pemadaman berikutnya, dan penurunan suhu yang disebabkan oleh hal ini, pembakaran yang tidak lengkap dari pelarut yang disimpan dalam tangki, misalnya senyawa terklorinasi, akan menyebabkan terciptanya produk sampingan. Sungguh mengejutkan mendengar bahwa karyawan terbunuh dan terluka parah: Pikiran saya bersama keluarga mereka!"

2. Warga diminta untuk tetap berada di rumah

Ledakan di Kawasan Industri Kimia Leverkusen, 2 Orang TewasMobil polisi dan petugas pemadam kebakaran yang dkerahkan ke kawasan industri kimia Chempark, Leverkusen, Jerman, setelah terjadi ledakan pada 27 Juli 2021. (Twitter.com/RΞΛLIΤΞ VΙRΤUΞLLΞ #TurbulencesFastenYourSeatBelts)

Dilansir Sky News, terkait insiden itu sirene dan peringatan darurat pada aplikasi ponsel badan perlindungan sipil Jerman memperingatkan warga akan "bahaya ekstrem". Warga telah diminta untuk sementara ini untuk tidak keluar rumah dan menutup pintu dan jendela. Warga juga diminta untuk tidak menyalakan sistem pendingin udara karena adanya kemungkinan gas beracun di udara.

Pejabat di Dortmund, sekitar 75 km ke timur laut Leverkusen, menyarankan warga untuk melakukan hal yang sama seperti warga di Leverkusen. Pemadam kebakaran di Cologne menyampaikan bahwa dari pengukuran polusi udara menunjukkan bahwa saat ini di udara tidak ada kelainan yang membahayakan.

Pihak berwenang di Leverkusen juga memperingatkan warga untuk tidak mengonsumsi makanan yang baru diperoleh dari kebun mereka setelah ledakan, dan berhati-hati terhadap apa pun yang mungkin menempel di furnitur luar ruangan, mainan, atau di kolam renang.

Baca Juga: Azerbaijan: Terjadi Ledakan yang Guncang Laut Kaspia

3. Chempark adalah salah satu kawasan industri kimia terbesar di Eropa

Ledakan di Kawasan Industri Kimia Leverkusen, 2 Orang TewasKawasan industri Chempark di Leverkusen, Jerman. (Instagram.com/Chempark)

Dilansir DW,  Chempark memiliki luas permukaan keseluruhan 11 km persegi, yang menjadikannya sebagai salah satu kawasan industri kimia terbesar di Eropa. Chempark terdiri dari tiga situs berbeda yang terletak di dekat kota Jerman di Leverkusen, Dormagen, dan Krefeld-Uerdingen.

Pada 2019, raksasa kimia Jerman Bayer dan Lanxess menjual 60 persen saham Currenta yang mengoperasikan Chempark ke Macquarie Infrastructure and Real Assets, yang dimiliki oleh bank investasi Australia dan perusahaan jasa keuangan Macquarie Group. 

Menurut Currenta investasi lebih dari 1 miliar euro (Rp17,1 triliun) telah digelontorkan di tiga lokasi Chempark selama lima tahun terakhir, sehingga sekarang kawasan industri kimia itu menwarkan "rentang produksi vertikal dan horizontal yang mengesankan." 

Saat ini ada lebih dari 48 ribu orang dari 50 negara bekerja di tiga lokasi Chemparka di lebih dari 70 perusahaan. Perusahaan inti seperti Bayer dan Lanxess memanfaatkan 1.000 pekerja jasa profesional di berbagai bidang seperti manajemen produksi, penelitian, dan logistik. Infrastruktur jalan di kawasan itu memiliki panjang sekitar 100 km.  

Industri di Chempark telah meluas dari produksi bahan kimia dasar dan halus hingga pembuatan dan pemrosesan polimer, bahan aktif, dan produk kimia lainnya. Sebanyak 10 ribu bahan kimia yang berbeda sedang diproduksi di sini, dengan situs kimia yang terhubung ke sistem pipa pan-Eropa untuk nafta, gas alam, etilena dan produk petrokimia lainnya. 

Baca Juga: Kilang Minyak Petromidia di Rumania Alami Ledakan

Ifan Wijaya Photo Verified Writer Ifan Wijaya

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya