Comscore Tracker

Pakar Kesehatan Inggris Peringatkan Lonjakan Kasus Norovirus

Norovirus dikenal sebagai penyebab muntah musim dingin

London, IDN Times - Pakar kesehatan masyarakat di Inggris pada Jumat (16/7/2021) telah memperingatkan lonjakan norovirus yang tidak sesuai dengan musimnya, norovirus biasanya menyebabkan muntah dan diare, yang memuncak pada bulan-bulan musim dingin. Peningkatan ini terjadi di saat pemerintah akan mencabut pembatasan COVID-19.

1. Dalam lima minggu terakhir ada 154 kasus

Pakar Kesehatan Inggris Peringatkan Lonjakan Kasus NorovirusIlustrasi orang yang terkena norovirus. (Pexels.com/Andrea Piacquadio)

Dilansir The Guardian, data resmi Public Helath England (PHE) menunjukkan bahwa virus ini telah menular itu jauh lebih menyebar dari biasanya selama bulan-bulan di musim panas. Virus telah menyebar sangat cepat selama beberapa minggu terakhir di antara anak-anak prasekolah di pembibitan dan fasilitas penitipan anak, yang membawa pulang virus, menyebabkannya menyebar ke semua kelompok umur.

Berdasarkan data PHE menunjukkan bahwa dalam lima minggu terakhir, 154 wabah telah dilaporkan, dibandingkan dengan rata-rata 53 antara periode lima minggu yang sebanding sekitar Juni dalam lima tahun sebelumnya. Orang-orang selama pandemik telah menetapkan aturan jarak sosial dan orang-orang lebih memperhatikan kebersihan, tetapi kasus telah meningkat sejak pembatasan mulai dilonggarkan pada awal April.

Mengenai norovirus, profesor Saheer Gharbia, wakil direktur layanan infeksi nasional PHE mengatakan.

“Norovirus, umumnya dikenal sebagai penyebab muntah musim  dingin, telah berada pada tingkat yang lebih rendah dari biasanya selama pandemi dengan lebih sedikit kesempatan untuk menyebar di antara orang-orang di komunitas, tetapi karena pembatasan telah dilonggarkan, kami telah melihat peningkatan kasus di semua kelompok umur."

Tingkat wabah virus enterik, sebagian besar norovirus, berlipat ganda dari 105 menjadi 236 antara 31 Mei hingga 4 Juli, dengan dua pertiga atau 65 persen di tempat pendidikan atau sekolah dan sepertiga 30 persen kasus di panti jompo.

Gejala yang ditimbulkan dari virus ini adalah menyebabkan mual, muntah, diare, suhu tinggi, sakit perut, dan anggota badan sakit.

2. Tindakan pencegahan yang disarankan

Pakar Kesehatan Inggris Peringatkan Lonjakan Kasus NorovirusIlustrasi mencuci tangan salah satu tindakan yang bisa dilakukan untuk menghentikan penyebaran norovirus. (Unsplash.com/Kristine Wook)

Baca Juga: Gejala Norovirus yang Dirasakan Penderita, Waspadai Cara Penularannya

Dilansir Sky News, Gharbia telah menyampaikan agar tetap dirumah jika mengalami gejala dan tidak kembali bekerja atau mengirim anak ke sekolah atau penitipan anak sampai 48 jam setelah gejala hilang. Dia mengatakan untuk menghentikan penyebaran sama seperti COVID-19, dengan mencuci tangan secara teratur, tapi dia memberitahu bahwa gel alkohol tidak membunuh norovirus, sehingga sabun dan air adalah yang terbaik.

Norovirus mudah ditularkan melalui kontak dengan orang yang terinfeksi atau permukaan yang terkontaminasi. Karena itu perlu pembersih rumah tangga berbahan dasar pemutih atau kombinasi pemutih dan air panas harus digunakan untuk mendisinfeksi permukaan rumah tangga yang mungkin terkontaminasi, serta benda-benda yang biasa digunakan seperti toilet, keran air, telepon, gagang pintu, dan permukaan dapur.

Mereka yang terpapar harus menghindari memasak dan membantu menyiapkan makanan untuk orang lain sampai 48 jam setelah gejalanya berhenti, karena norovirus dapat menyebar melalui makanan yang terkontaminasi. Mereka yang terkena diharapkan perbanyak istirahat dan konsusmsi air.

Tempat tidur dan pakaian mereka yang terkena dampak juga harus dicuci pada suhu 60 derajat Celcius, dengan sarung tangan sekali pakai yang digunakan untuk menangani barang-barang yang terkontaminasi. 

Orang-orang yang menunjukkan gejala harus menghindari mengunjungi dokter umum atau rumah sakit mereka, tetapi dapat menghubungi National Health Service (NHS) atau berbicara dengan dokter mereka melalui telepon jika mereka khawatir.

3. Dengan lockdown usai dokter khawatir kasus norovirus meningkat

Pakar Kesehatan Inggris Peringatkan Lonjakan Kasus NorovirusIlustrasi orang yang terpapar norovirus. (Pexels.com/Andrea Piacquadio)

Dilansir BBC, PHE memperingatkan setelah pencabutan pembatasan COVID-19 ada kemungkinan peningkatan yang tidak biasa atau lebih di luar musim dalam beberapa bulan mendatang. PHE menjelaskan bahwa ada pola serupa di Australia ketika melonggarkan beberapa pembatasan.

Dr Nick Scriven, mantan presiden Society for Acute Medicine, telah mengatakan kekhawatirannya akan kemungkinan peningkatan kasus norovirus.

"Kami sekarang hanya beberapa hari lagi dari pencabutan pembatasan yang tersisa di Inggris dan NHS kami berada di bawah tekanan besar. Ini telah diperparah hari ini dengan peringatan bahwa kasus norovirus, umumnya dikenal sebagai penyebab muntah musim dingin, kini telah mencapai tingkat pra-pandemi di musim panas. Mempertimbangkan dampaknya ketika masuk ke rumah sakit, penutupan tempat tidur, menginfeksi orang yang tidak sehat dan ketidakhadiran staf, terus terang sangat mengkhawatirkan."

Profesor Paul Hunter, dari Norwich School of Medicine di University of East Anglia, mengatakan peningkatan kasus norovirus pada anak-anak "hampir pasti", dia menyampaikan bahwa berkurangnya kekebalan terhadap infeksi ini sebagai akibat dari tidak terpaparnya saat negara melakukan pembatasan virus corona.

"Kami sudah mulai melihat kasus meningkat untuk beberapa virus pernapasan lainnya dan ini mengingatkan kami bahwa ketika kami keluar dari pembatasan, kami kemungkinan akan mulai melihat banyak infeksi lain meningkat yang dapat menyebabkan masalah bagi kesehatan masyarakat dan NHS."

Profesor Hunter menyampaikan terkait fenomena kekebablan yang hilang itu dia menyampaikan bahwa dokter di Selandia Baru telah menciptakan ungkapan 'utang kekebalan'. Dia mengatakan belum memperkirakan berapa banyak beban tambahan yang akan ditimbulkan bagi kesehatan masyarakat di Inggris.

Baca Juga: 5 Cara Mencegah Penularan Norovirus, Jangan Sampai Tertular

Ifan Wijaya Photo Verified Writer Ifan Wijaya

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya