Jakarta, IDN Times - Iran mulai melonggarkan pembatasan komunikasi dan internet yang diberlakukan menyusul kerusuhan selama protes anti-pemerintah yang melanda negara itu sejak akhir bulan lalu. Proses ini akan dilakukan secara bertahap.
Kantor Berita Fars, pada Sabtu (17/1/2026), melaporkan bahwa layanan pesan singkat (SMS) telah diaktifkan kembali sebagai langkah awal. Akses penuh ke jaringan internet nasional dan aplikasi domestik akan menyusul pada tahap kedua, sebelum akses internet internasional dipulihkan pada tahap ketiga.
Keputusan ini diambil setelah Teheran mengklaim telah berhasil mengendalikan situasi keamanan. Para pejabat mengatakan telah menahan tokoh-tokoh kunci yang dituduh terkait dengan kelompok teroris dan dalang kerusuhan.
"Pembatasan akses internet secara signifikan melemahkan koneksi internal jaringan oposisi di luar negeri serta mencegah operasi sel-sel teroris," kata pejabat.
