Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Miliarder Keturunan Iran yang Tetap Kaya saat Krisis Iran-AS

ilustrasi cadangan devisa (unsplash.com/ Viacheslav Bublyk)
ilustrasi cadangan devisa (unsplash.com/ Viacheslav Bublyk)
Intinya sih...
  • Pierre Omidyar memiliki kekayaan bersih 12,1 miliar dolar AS per Januari 2026. Ia pendiri eBay dan Omidyar Network.
  • Behdad Eghbali adalah pendiri Clearlake Capital dengan kekayaan bersih 3,9 miliar dolar AS per Januari 2026.
  • Farhad Moshiri memiliki kekayaan bersih 2,8 miliar dolar AS per Januari 2026. Ia berinvestasi di sektor energi, pertambangan, dan olahraga.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Di tengah krisis geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat, para miliarder keturunan Iran yang beroperasi di luar negeri tetap menunjukkan performa finansial yang kuat.

Mengandalkan sektor teknologi, investasi, real estate, dan ritel global, mereka berhasil mempertahankan dan bahkan memperluas kekayaan mereka.

Dilansir dari The Sunday Guardian, ada lima orang terkaya keturunan Iran. Siapa sajakah mereka?

1. Pierre Omidyar

Screenshot_20260118_060613_Chrome.jpg
Pierre Omidyar lahir di Prancis dari orang tua keturunan Iran. (Dok/Istimewa).

Dilansir dari Forbes, Pierre Omidyar lahir di Prancis dari orang tua keturunan Iran. Ia kemudian pindah ke Amerika Serikat bersama keluarganya pada usia enam tahun. Ia memiliki kekayaan bersih real time Pierre Omidyar tercatat sebesar 12,1 miliar dolar AS per 17 Januari 2026, menempatkannya di peringkat ke-246 orang terkaya di dunia.

Omidyar mendirikan perusahaan lelang daring eBay pada 1995 dan menjabat sebagai anggota dewan hingga 2020. Pada 2002, eBay mengakuisisi perusahaan pembayaran daring PayPal dan kemudian memisahkannya (spin-off) pada 2014.

Melalui Omidyar Network yang diluncurkan pada 2004, ia bersama istrinya, Pam, telah menyalurkan lebih dari 1,5 miliar dolar AS untuk investasi berdampak dan organisasi nirlaba. Selama periode 2005 hingga 2020, Omidyar menyumbangkan sedikitnya 9,6 juta lembar saham eBay setiap tahun.

Berdomisili di Hawaii, Omidyar memiliki kepemilikan di sejumlah properti resor di California dan Meksiko, serta tengah mengembangkan proyek properti di Cabo San Lucas, Meksiko. Ia juga merupakan pendiri First Look Media, perusahaan induk dari situs berita daring The Intercept dan perusahaan hiburan Topic Studios.

2. Behdad Eghbali

Screenshot_20260118_060829_Chrome.jpg
Behdad Eghbali mendirikan Clearlake Capital bersama Jose E. Feliciano pada 2006.(Dok/Forbes).

Behdad Eghbali mendirikan Clearlake Capital bersama Jose E. Feliciano pada 2006. Ia tercatat sebagai salah satu miliarder dunia dengan kekayaan bersih real time sebesar 3,9 miliar dolar AS per 17 Januari 2026.

Clearlake Capital mengelola aset lebih dari 90 miliar dolar AS dan dikenal mencatatkan sejumlah imbal hasil terbaik di industri ekuitas swasta. Perusahaan ini dikenal aktif mengakuisisi perusahaan di sektor perangkat lunak, industri, dan produk konsumen.

Pada 2022, Clearlake bergabung dengan investor miliarder Todd Boehly untuk mengakuisisi klub sepak bola Inggris, Chelsea FC. Sebelum mendirikan Clearlake, Eghbali sempat bekerja selama beberapa tahun di perusahaan ekuitas swasta TPG Capital. Eghbali lahir di Iran dan pindah ke Amerika Serikat bersama keluarganya ketika masih anak-anak.

3. Farhad Moshiri

Screenshot_20260118_061148_Chrome.jpg
Farhad Moshiri pengusaha asal Iran-Inggris. (Dok/Forbes)

Farhad Moshiri tercatat memiliki kekayaan bersih real time sebesar 2,8 miliar dolar AS per 17 Januari 2026. Dengan nilai tersebut, pengusaha dan investor asal Iran-Inggris itu menempati peringkat ke-1.443 orang terkaya di dunia saat ini.

Kekayaan Moshiri berasal dari berbagai investasi di sektor energi, pertambangan, dan olahraga, termasuk kepemilikannya di klub sepak bola Inggris, Everton. Berlatar belakang akuntan, Moshiri pernah bekerja di sejumlah firma akuntansi besar, seperti Ernst & Young dan Deloitte Touche.

Farhad Moshiri merupakan mitra bisnis miliarder Rusia Usmanov, yang pertama kali ia temui pada awal 1990-an. Bersama Usmanov, ia memiliki kepemilikan di raksasa pertambangan dan manufaktur baja Rusia, Metalloinvest, serta operator seluler Rusia, Megafon.

Pada 2016, Moshiri menjual kepemilikannya di klub Arsenal kepada Usmanov untuk mendanai investasinya di klub sepak bola Inggris, Everton. Usmanov kemudian melepas seluruh kepemilikannya kepada miliarder Amerika Serikat, Stan Kroenke.

4. Kamal Ghaffarian

Screenshot_20260118_061949_YouTube.jpg
Kamal Ghaffarian tercatat memiliki kekayaan bersih real time sebesar 3 miliar dolar AS per 17 Januari 2026. (Dok/Forbes).

Kamal Ghaffarian tercatat memiliki kekayaan bersih real time sebesar 3 miliar dolar AS per 17 Januari 2026. Dengan jumlah tersebut, pengusaha asal Iran-Amerika Serikat ini menempati peringkat ke-1.371 orang terkaya di dunia saat ini.

Ghaffarian dikenal sebagai pendiri dan eksekutif di sejumlah perusahaan teknologi dan kedirgantaraan. Sumber kekayaan utama berasal dari kiprahnya di sektor industri antariksa dan teknologi maju.

Kamal “Kam” Ghaffarian merupakan seorang pengusaha serial yang telah mendirikan berbagai perusahaan di bidang energi nuklir, wahana pendarat bulan, dan stasiun luar angkasa.

Ia mendirikan produsen reaktor nuklir modular kecil, X-Energy, pada 2009. Perusahaan tersebut tengah mengembangkan reaktor untuk pabrik kimia milik Dow di Texas.

Pada 2015, Ghaffarian turut mendirikan Intuitive Machines, perusahaan pembuat wahana pendarat bulan. Perusahaan ini melantai di Nasdaq melalui perusahaan cek kosong (SPAC) pada Februari 2023.

Sementara itu, Axiom Space yang ia dirikan bersama mitra pada 2016, sedang mengembangkan stasiun luar angkasa komersial pertama di dunia. Proyek ini ditargetkan menjalani peluncuran pada 2031.

Ghaffarian menjual perusahaan pertamanya, SGT kepada KBR senilai 355 juta dolar AS pada 2018. Perusahaan yang ia dirikan bersama pada 1994 itu kemudian menjadi penyedia layanan rekayasa terbesar kedua bagi NASA.

Pada Februari 2024, wahana pendarat Bulan Odysseus milik Intuitive Machines berhasil menyelesaikan misi Amerika Serikat pertama ke bulan sejak 1972.

5. The Ghermezian family

Ilustrasi cadangan devisa. (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi cadangan devisa. (IDN Times/Arief Rahmat)

Keluarga Ghermezian, imigran Yahudi asal Iran di Amerika Utara, merupakan pengembang properti yang dikenal membangun pusat ritel berskala besar. Menurut Fineducke, kekayaan keluarga ini diperkirakan mencapai 2,5 miliar dolar AS.

Keluarga Ghermezian berperan penting dalam pengembangan sejumlah pusat perbelanjaan terbesar di Amerika Utara, termasuk West Edmonton Mall dan Mall of America. Kedua mall besar itu dibangun melalui perusahaan mereka, Triple Five Group.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in Business

See More

Demi Greenland, Trump Siapkan Senjata Tarif untuk Negara Penentang

18 Jan 2026, 09:08 WIBBusiness