Jakarta, IDN Times - Lebih dari 100 orang dilaporkan terluka setelah dua rudal Iran menghantam Israel selatan pada Sabtu (22/3/2026). Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, berjanji akan melakukan pembalasan di semua lini.
Layanan darurat Israel menyebutkan sedikitnya 88 orang terluka di kota Arad, dengan 10 di antaranya dalam kondisi serius. Di kota Dimona, yang menjadi lokasi fasilitas nuklir utama Israel, 39 orang lainnya terluka, termasuk seorang anak laki-laki berusia 10 tahun yang menurut paramedis berada dalam kondisi kritis. Beberapa bangunan tempat tinggal juga hancur akibat serangan tersebut.
