Anwar Ibrahim Telepon Prabowo, Bahas Konflik Iran-Israel

- Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menelepon Presiden RI Prabowo Subianto untuk membahas isu regional dan global, termasuk konflik Iran-Israel.
- Keduanya sepakat memperkuat hubungan bilateral Indonesia-Malaysia dan merencanakan pertemuan langsung di Jakarta dalam waktu dekat.
- Anwar menegaskan komitmen Malaysia mendukung diplomasi damai guna meredakan ketegangan Iran-Israel serta melindungi warga sipil di kawasan.
Jakarta, IDN Times - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengungkapkan dirinya telah berbicara melalui sambungan telepon dengan Presiden RI Prabowo Subianto untuk membahas berbagai isu terkini, termasuk konflik Iran-Israel. Ia menjelaskannya lewat unggahan di akun Instagram @anwaribrahim_my, Selasa (24/3/2026).
Dalam keterangannya, Anwar menyebut percakapan tersebut mencakup pandangan kedua negara terhadap situasi regional dan internasional yang sedang berkembang. “Dalam panggilan telepon bersama Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, kami bertukar pandangan mengenai berbagai isu terkini, termasuk konflik Iran-Israel,” ujarnya.
Selain membahas isu global, keduanya juga sepakat untuk terus memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Malaysia. Anwar menyampaikan rencana untuk segera bertemu langsung dengan Prabowo, termasuk kemungkinan melakukan kunjungan ke Jakarta dalam waktu dekat.
“Kami sepakat untuk mengatur pertemuan dalam waktu dekat, termasuk usulan saya untuk berkunjung ke Jakarta sebagai langkah memperkuat hubungan bilateral yang sudah erat,” katanya.
Sejak Prabowo Subianto menjabat sebagai Presiden RI, Anwar Ibrahim tercatat telah beberapa kali berkunjung ke Jakarta dalam rangka mempererat kerja sama kedua negara. Rencana kunjungan ini akan semakin memperkuat intensitas komunikasi antara kedua pemimpin.
Terkait konflik Iran-Israel, Anwar menegaskan pentingnya pendekatan diplomasi yang berkelanjutan. Ia juga menyampaikan, Malaysia akan terus mendukung upaya-upaya damai guna meredakan ketegangan di kawasan.
“Kami bersama-sama menyerukan perdamaian dan saya menyampaikan kepada Presiden Prabowo bahwa Malaysia akan terus mendukung serta memperkuat upaya diplomasi untuk meredakan konflik Iran-Israel,” ujar Anwar.
Ia menambahkan, langkah tersebut penting untuk menurunkan eskalasi, melindungi warga sipil, serta membuka ruang perundingan yang bermakna menuju solusi damai dan berkelanjutan.



















