Jakarta, IDN Times - Pemerintah Iran dikabarkan telah menolak negosiasi perdamaian tahap kedua dengan Amerika Serikat. Kabar tersebut termuat dalam laporan media Iran, IRNA, yang dirilis pada Minggu (19/4/2026).
Menurut IRNA, Iran menolak negosiasi perdamaian lanjutan dengan AS karena mereka tidak kooperatif. Sebab, AS kerap kali membuat klaim palsu soal Iran dan memberikan syarat perdamaian yang dinilai hanya menguntungkan satu pihak.
“Iran menyatakan bahwa ketidakhadirannya dalam putaran kedua pembicaraan tersebut disebabkan oleh apa yang disebutnya sebagai tuntutan berlebihan Washington, harapan yang tidak realistis, perubahan sikap yang terus-menerus, kontradiksi yang berulang, dan blokade angkatan laut yang sedang berlangsung, yang dianggapnya sebagai pelanggaran gencatan senjata,” demikian bunyi laporan IRNA.
