Jakarta, IDN Times – Penyiar publik Israel KAN melaporkan pemerintah Israel tengah mempertimbangkan persetujuan pengiriman hingga 450 ribu prajurit cadangan untuk mendukung kemungkinan operasi darat di Lebanon. Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari persiapan militer jika konflik dengan kelompok Hizbullah berkembang menjadi perang terbuka.
Menurut laporan KAN, jumlah personel dalam skala besar itu diproyeksikan untuk menunjang rencana militer yang berkaitan dengan potensi invasi darat ke wilayah Lebanon. Laporan itu juga menyebut sumber informasi tidak diungkapkan.
Dilansir dari Yeni Safak, usulan mobilisasi tersebut akan dibahas oleh para menteri serta Komite Urusan Luar Negeri dan Pertahanan Knesset guna memperoleh persetujuan. Saat ini batas resmi pemanggilan cadangan berada di kisaran 260 ribu orang berdasarkan keputusan pemerintah pada Januari, sehingga rencana baru tersebut berarti penambahan hampir 190 ribu personel.
