Jakarta, IDN Times - Konflik antara Israel dan Hizbullah di Lebanon makin panas. Sebab, Israel dan Hizbullah kini saling tuduh melanggar gencatan senjata yang sudah disepakati dengan Lebanon. Hal ini karena keduanya sama-sama melakukan serangan pada Minggu (26/4/2026).
Saat ini, Israel masih melakukan serangan ke Lebanon selatan. Sebab, mereka ingin membasmi seluruh anggota Hizbullah yang ada di wilayah tersebut. Sebagai balasan, Hizbullah akhirnya juga melakukan serangan balasan ke Israel.
Menurut Israel, Lebanon selatan tidak dimasukkan ke dalam gencatan senjata yang sudah disepakati dengan Lebanon. Oleh karena itu, Israel dan pasukannya berdalih bahwa serangan ke wilayah tersebut tidak melanggar gencatan senjata. Namun, Hizbullah mengatakan serangan tersebut telah melanggar gencatan senjata.
