Jakarta, IDN Times - Pesawat tempur Israel kembali melancarkan gelombang serangan udara mematikan di berbagai wilayah Lebanon pada Jumat (20/2/2026). Serangan Israel menyasar dua titik utama, yakni area pegunungan Lembah Bekaa di wilayah timur dan kamp pengungsi Palestina Ain al-Hilweh di selatan Lebanon.
Akibat rentetan gempuran tersebut, sedikitnya 12 orang dilaporkan tewas dan lebih dari 50 lainnya menderita luka-luka serta harus dilarikan ke berbagai rumah sakit. Serangan ini memicu kecaman dari berbagai pihak karena banyak warga sipil menjadi korban, sekaligus menjadi pelanggaran fatal terbaru atas kesepakatan gencatan senjata November 2024.
