Jusuf Kalla Sebut Situasi Gaza Idul Adha 2026 Lebih Baik dari Tahun Lalu

- Jusuf Kalla menilai kondisi Gaza saat Idul Adha 1447 H lebih baik dibanding tahun lalu, dengan situasi yang kini lebih tenang.
- Ia menyebut perbaikan situasi terjadi karena adanya gencatan senjata yang membuat wilayah tersebut lebih kondusif dibanding sebelumnya.
- JK berharap semua pihak menjaga perdamaian dan negara-negara dunia bersatu untuk membantu rehabilitasi wilayah terdampak konflik di Gaza.
Jakarta, IDN Times - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla, menyoroti situasi terkini di Jalur Gaza, Palestina, yang bertepatan dengan momentum perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah pada Rabu (27/5/2026).
Pria yang akrab disapa JK ini membandingkan kondisi di kawasan konflik tersebut yang dinilai sedikit lebih membaik jika dibandingkan tahun sebelumnya.
"Ya, kalau di Gaza kan agak lumayan dibanding dengan tahun lalu," kata dia usai melaksanakan ibadah di Masjid Agung Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Menurut dia, jika pada tahun lalu wilayah Gaza dipenuhi oleh serangan-serangan militer, kondisi saat ini dinilai lebih kondusif karena adanya kesepakatan gencatan senjata yang tengah berlaku.
"Tahun lalu penuh dengan serangan, sekarang ada gencatan senjata," ujar Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) itu.
JK pun berharap agar seluruh pihak yang terlibat dapat mencapai kesepakatan bersama untuk menjaga perdamaian.
Selain itu, dia juga berharap agar negara-negara di dunia dapat menyatukan sikap serta langkah guna melakukan pemulihan dan rehabilitasi menyeluruh terhadap wilayah terdampak konflik di Gaza.
"Mudah-mudahan mereka sepakat, mudah-mudahan kemudian dunia ini bersatu untuk merehabilitasi semua itu," ujar dia.


















