Jakarta, IDN Times - Sedikitnya 8 orang tewas dan 31 lainnya terluka akibat serangan double tap yang dilancarkan Israel di kawasan pinggir pantai Ramlet al-Baida di Beirut, tempat ratusan warga Lebanon mengungsi. Serangan itu terjadi pada Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 03.00 waktu setempat.
Double tap pada dasarnya merupakan serangan ganda yang menargetkan titik yang sama. Serangan kedua biasanya ditujukan untuk membunuh petugas penyelamat atau mereka yang terluka dalam serangan pertama.
“Saksi-saksi di Ramlet al-Baida mengatakan mereka sedang tidur di dalam tenda ketika deru jet tempur membangunkan mereka. Kemudian terjadi ledakan, dan mereka melongokkan kepala dari tenda tepat saat melihat ledakan yang kedua," kata jurnalis Al Jazeera, Heidi Pett, yang melaporkan dari Beirut.
