Jakarta, IDN Times - Kelompok Palestinian Prisoners Society (PPS) mengungkapkan bahwa lebih dari 2 ribu anak Palestina telah ditahan oleh pasukan Israel sejak Oktober 2023. Sementara itu, sedikitnya 350 anak masih mendekam di penjara-penjara Israel dalam kondisi yang memprihatinkan.
Organisasi hak asasi Palestina itu mengatakan bahwa pada Selasa (13/10/2026), pasukan Israel menangkap sedikitnya enam anak di Hebron, Tepi Barat yang diduduki. PPS mengaku tidak tahu pasti berapa jumlah anak yang ditangkap di Gaza, mengingat ada ribuan orang yang hilang di wilayah tersebut.
"Kebijakan Israel berupa penahanan tanpa dakwaan atau tanpa kejelasan tanggal pembebasan merupakan pelanggaran dan kejahatan tambahan yang membuat anak-anak berada dalam ketidakpastian, serta merampas stabilitas keluarga dan pendidikan mereka," kata PPS dalam laporan yang dirilis pada Rabu (14/10/2026).
