Jakarta, IDN Times – Gelombang suhu tinggi yang memecahkan rekor di sejumlah wilayah Eropa membuat permukaan jalan di Inggris mulai melunak dan rusak ketika suhu menyentuh sekitar 40 derajat Celsius. Kondisi ini memicu perbandingan dengan India, yang rutin mengalami suhu musim panas di atas 45 derajat Celsius tanpa mengalami kerusakan jalan secara luas.
Perbedaan daya tahan tersebut bukan disebabkan oleh kualitas infrastruktur salah satu negara yang lebih buruk. Melansir laporan NDTV, para insinyur di kedua negara merancang konstruksi jalan untuk menghadapi kondisi cuaca normal yang biasa terjadi di wilayah masing-masing, bukan untuk cuaca ekstrem yang langka.
