Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Telkom Perkuat Digitalisasi UMKM lewat Program Rural Youth AI Facilitator

Telkom Perkuat Digitalisasi UMKM lewat Program Rural Youth AI Facilitator
Telkom melalui program Rural Youth AI Facilitator membekali mahasiswa di Papua Barat Daya dengan kompetensi Artificial Intelligence (AI) sebagai bekal mendukung transformasi digital UMKM di wilayah 3T. (dok. Telkom)
Intinya Sih
5W1H
  • Telkom meluncurkan program Rural Youth AI Facilitator di Papua Barat Daya untuk memperkuat digitalisasi UMKM melalui pelatihan dan pendampingan berbasis teknologi AI.
  • Sebanyak 70 mahasiswa dari UNIMUDA Sorong dan UNIPA Waisai dilatih menjadi agen digital yang mendampingi UMKM dalam pengembangan aset digital, strategi pemasaran, dan efisiensi operasional.
  • Program ini juga menggandeng komunitas lokal serta BUMDes guna membangun ekosistem UMKM modern dan inklusif, sekaligus mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memperluas pemerataan transformasi digital hingga ke wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Telkom meluncurkan Rural Youth AI Facilitator, sebuah program yang memberdayakan generasi muda untuk mendampingi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI).

Program tersebut dijalankan di Papua Barat Daya sebagai upaya meningkatkan literasi digital dan daya saing UMKM di daerah.

1. Telkom latih mahasiswa menjadi agen transformasi digital

Foto 1 (7).JPG
Peserta mempresentasikan hasil diskusi dan solusi berbasis Artificial Intelligence (AI) dalam pelatihan Rural Youth AI Facilitator. Program TJSL Telkom ini membekali talenta muda lokal dengan kompetensi digital untuk mendukung transformasi UMKM serta memperluas literasi AI di Papua Barat Daya. (dok. Telkom)

Program Rural Youth AI Facilitator berangkat dari masih rendahnya tingkat literasi digital UMKM di Papua Barat Daya. Berdasarkan data Pemerintah Kota Sorong tahun 2023, terdapat lebih dari 6.823 UMKM yang menjadi penggerak ekonomi daerah. Sementara itu, data Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Sorong tahun 2025 menunjukkan hanya sekitar 150 dari 6.000 pelaku UMKM yang pernah memperoleh pelatihan digitalisasi.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Telkom memberikan pelatihan AI kepada 70 mahasiswa dari Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong dan Universitas Papua (UNIPA) Waisai.

Melalui metode Train the Trainer, para mahasiswa dipersiapkan menjadi agen digital yang nantinya akan mendampingi pelaku UMKM mengadopsi teknologi AI dalam menjalankan usaha.

Senior General Manager Social Responsibility Telkom, Hery Susanto, mengatakan pemberdayaan generasi muda menjadi salah satu strategi perusahaan dalam memperluas manfaat transformasi digital.

"Pemberdayaan talenta muda merupakan bagian dari komitmen Telkom untuk memperluas manfaat transformasi digital hingga ke wilayah 3T. Melalui Rural Youth AI Facilitator, kami berharap semakin banyak UMKM yang mampu memanfaatkan teknologi AI guna meningkatkan produktivitas dan menciptakan nilai tambah bagi usahanya," ujar Hery.

2. Mahasiswa dampingi UMKM manfaatkan AI untuk mengembangkan usaha

Foto 3 (2) (1).jpg
Telkom melalui program Rural Youth AI Facilitator membekali mahasiswa di Papua Barat Daya dengan kompetensi Artificial Intelligence (AI) sebagai bekal mendukung transformasi digital UMKM di wilayah 3T. (dok. Telkom)

Setelah mengikuti pelatihan, para mahasiswa akan memberikan pendampingan secara langsung kepada pelaku UMKM melalui skema one-on-one mentoring.

Pendampingan meliputi pengembangan aset digital, strategi pemasaran, hingga pemanfaatan teknologi AI untuk mendukung operasional dan pengelolaan usaha agar lebih efisien dan produktif.

Karena melibatkan talenta muda lokal yang memahami kondisi sosial dan karakteristik wilayah, Telkom berharap proses pendampingan dapat berjalan lebih efektif serta mudah diterapkan oleh para pelaku usaha.

3. Program juga menyasar komunitas lokal dan BUMDes

Gedung TelkomGroup (dok. Telkom)
Gedung TelkomGroup (dok. Telkom)

Ke depan, para agen digital akan berkolaborasi dengan berbagai kelompok masyarakat di Papua Barat Daya. Di antaranya kelompok usaha Mama-Mama Papua untuk mendukung pengembangan produk dan pemasaran, komunitas pemuda desa dalam memperkuat promosi digital, serta Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) guna meningkatkan tata kelola usaha dan memperluas peluang kemitraan business-to-business (B2B).

Telkom menyebut Rural Youth AI Facilitator menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun ekosistem UMKM yang lebih modern, inklusif, dan berdaya saing melalui program TJSL.

Selain meningkatkan kapasitas pelaku usaha, inisiatif ini juga membuka kesempatan bagi generasi muda untuk berperan sebagai penggerak transformasi digital di daerahnya masing-masing. Program tersebut sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi serta Tujuan 9 mengenai Industri, Inovasi, dan Infrastruktur.

Telkom berharap kolaborasi antara teknologi, talenta muda, dan masyarakat dapat mempercepat adopsi digital di wilayah 3T, sehingga mampu meningkatkan daya saing UMKM sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. (WEB)

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Ridho Fauzan
EditorRidho Fauzan

Related Articles

See More