Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi bendera Kenya
ilustrasi bendera Kenya (unsplash.com/aboodi_vm)

Intinya sih...

  • Ruto harapkan tingkatkan hubungan dagang antara Kenya dan Somalia.

  • Ruto minta warga Mandera ikut melawan al-Shabaab.

  • Uni Afrika dukung persatuan Somalia.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kenya, pada Jumat (13/2/2026), berencana membuka pintu perbatasan negara Somalia. Penutupan pintu perbatasan ini didorong oleh serangkaian serangan kelompok militan al-Shabaab di teritori Kenya. 

“Saya ingin memastikan bahwa Kenya akan bekerja sama dengan Anda melawan kelompok kriminal dan teroris. Tidak adil bila warga Kenya di Mandera tetap terisolasi dari kerabatnya di Somalia,” terang Presiden Kenya, William Ruto, dikutip dari Agenzia Nova.

Pembukaan ini menjadi sejarah baru bagi kedua negara karena dilakukan setelah hampir ditutup 15 tahun. Penutupan sepihak Kenya menyusul serangan besar kelompok teroris al-Shabaab di Kenya pada 2013. 

1. Ruto harapkan tingkatkan hubungan dagang antara Kenya dan Somalia

Presiden Kenya, William Ruto (x.com/William Samoei Ruto, PhD)

Pada kesempatan itu, Ruto menyampaikan bahwa pembukaan ini untuk mendorong perdagangan Kenya dan Somalia. Selain itu, pembukaan ini berfungsi menghubungkan komunitas di perbatasan kedua negara. 

Dilansir APA News, Ruto mengungkapkan bahwa Kenya akan melanjutkan pengamanan di perbatasan dan kawasan Afrika Timur. Menurutnya, Kenya akan memutus penyelundupan senjata untuk melawan al-Shabaab. 

Sebelumnya, Kenya di bawah pemerintahan mantan Presiden Uhuru Kenyatta sudah merencanakan pendirian pagar perbatasan sepanjang 680 km. Namun, rencana itu ditinggalkan usai dibangun selama 3 tahun. 

2. Ruto minta warga Mandera ikut melawan al-Shabaab

Presiden Kenya, William Ruto. (twitter.com/WilliamsRuto)

Pada saat yang sama, Ruto meminta warga Mandera untuk ikut membantu melawan teroris al-Shabaab. Ia memastikan bahwa Kenya akan bekerja sama dengan warga lokal untuk membantu meringkus teroris tersebut. 

Dilansir BBC, serangan terbesar al-Shabaab di Kenya terjadi pada 2013. Saat itu, kelompok teroris itu melancarkan serangan di pusat perbelanjaan di Nairobi yang mengakibatkan tewasnya 67 orang dan Universitas Garissa yang menewaskan 140 orang.

Tak hanya itu, kelompok al-Shabaab kerap mengancam penduduk di Mandera. Pada 2014, kelompok teroris itu sudah menyerang sebuah bus di Mandera yang mengakibatkan tewasnya 28 penumpang. 

3. Uni Afrika dukung persatuan Somalia

bendera Somalia (unsplash.com/aboodi vesakaran)

Uni Afrika menyatakan dukungan persatuan Somalia dan menolak pengakuan Israel kepada Somaliland. Blok negara Afrika itu menyebut bahwa deklarasi Israel tersebut telah melanggar kedaulatan Somalia. 

Pada Desember 2025, Israel sudah menyatakan pengakuan kemerdekaan dan kedaulatan Somaliland. Alhasil, Israel menjadi satu-satunya negara di dunia yang mengakui kedaulatan Somaliland. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team