Jakarta, IDN Times - Kenya, pada Jumat (13/2/2026), berencana membuka pintu perbatasan negara Somalia. Penutupan pintu perbatasan ini didorong oleh serangkaian serangan kelompok militan al-Shabaab di teritori Kenya.
“Saya ingin memastikan bahwa Kenya akan bekerja sama dengan Anda melawan kelompok kriminal dan teroris. Tidak adil bila warga Kenya di Mandera tetap terisolasi dari kerabatnya di Somalia,” terang Presiden Kenya, William Ruto, dikutip dari Agenzia Nova.
Pembukaan ini menjadi sejarah baru bagi kedua negara karena dilakukan setelah hampir ditutup 15 tahun. Penutupan sepihak Kenya menyusul serangan besar kelompok teroris al-Shabaab di Kenya pada 2013.
