Jakarta, IDN Times - Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat setelah Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, melontarkan peringatan keras terkait kemungkinan operasi militer darat oleh Washington. Pernyataan ini muncul di tengah konflik yang telah memasuki bulan kedua dan belum menunjukkan tanda mereda.
Dalam pernyataan yang dikutip kantor berita resmi Iran, IRNA, Ghalibaf menegaskan, militer Iran telah bersiap menghadapi segala kemungkinan, termasuk jika pasukan Amerika benar-benar dikerahkan ke wilayahnya.
Ia juga menyoroti kontradiksi sikap Presiden AS Donald Trump, yang di satu sisi menyatakan terbuka untuk negosiasi, namun di sisi lain diduga tengah mempersiapkan langkah militer.
Situasi ini semakin memicu kekhawatiran akan eskalasi konflik yang lebih luas, terutama setelah muncul laporan Pentagon tengah mempertimbangkan skenario operasi darat terbatas di Iran.
