Jakarta, IDN Times - Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei, akhirnya menyampaikan pernyataan publik setelah lama tidak terlihat di tengah agresi Amerika dan Israel. Kemunculan ini terjadi usai tercapainya kesepakatan gencatan senjata selama dua pekan antara Iran dan Amerika Serikat (AS).
Pernyataan tersebut disampaikan melalui pesan tertulis yang dibacakan di televisi pemerintah Iran pada Kamis (9/4/2026). Ini menjadi respons pertama Khamenei di tengah meningkatnya spekulasi terkait kondisi dan keberadaannya.
Sebelumnya, berbagai pihak mempertanyakan kondisi Khamenei setelah ia tidak muncul di hadapan publik sejak ditunjuk sebagai pemimpin tertinggi Iran. Situasi ini semakin memicu rumor, termasuk spekulasi dari Presiden AS Donald Trump yang sempat menyebut kemungkinan Khamenei telah meninggal dunia.
Dalam pernyataannya, Khamenei menegaskan posisi Iran yang tidak menginginkan konflik bersenjata, tetapi tetap mempertahankan hak-haknya sebagai negara berdaulat.
