potret Sekretaris Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus (commons.wikimedia.org/ITU Pictures)
Pada 17 Mei lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah menetapkan wabah Ebola di DRC sebagai darurat kesehatan internasional. Menurut WHO, status ini ditetapkan karena wabah Ebola di DRC berpotensi menyebar ke negara lain, terutama ke negara-negara di Afrika.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Afrika (Africa CDC), ada sepuluh negara yang berisiko tinggi terpapar wabah Ebola dari DRC. Mereka adalah Rwanda, Kenya, Tanzania, Angola, Burundi, Republik Afrika Tengah, Republik Kongo, Ethiopia, Sudan Selatan, dan Zambia.
Sebetulnya, wabah Ebola kini sudah menyebar ke Uganda. Namun, kasus wabah di negara itu tidak separah di DRC. Untuk mengatasi penyebaran Ebola, Uganda akhirnya menutup perbatasannya dengan DRC dan negara-negara tetangga lainnya. Ini bertujuan agar wabah Ebola tidak semakin menyebar ke Uganda lewat orang-orang yang datang dari perbatasan.