ilustrasi energi (pexels.com/Tom Fisk)
Dalam pernyataannya, Menteri Energi Korsel, Kim Sung-whan, mengatakan, penghematan energi bakal dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan membatasi penggunaan kendaraan oleh kementerian dan lembaga negara. Penghematan energi juga bakal dilakukan dengan membatasi penggunaan listrik dan kendaraan bagi warga sipil.
Namun, Sung-whan menjelaskan, pembatasan penggunaan kendaraan bagi warga sipil hanya akan bersifat sukarela alias tidak wajib. Sebab, saat ini, persediaan minyak nasional masih bisa memenuhi kebutuhan dan belum mencapai tahap krisis. Meski begitu, kebijakan tersebut akan diwajibkan ketika stok minyak semakin menipis.
Selain dengan berbagai cara tadi, menurut Kim, penghematan juga akan dilakukan dengan cara menurunkan konsumsi energi oleh perusahaan-perusahaan swasta. Jadi, pemerintah bakal meminta 50 perusahaan swasta di Korsel untuk menghemat konsumsi energi.