Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ledakan Landa Sekolah Yahudi di Belanda
ilustrasi ledakan (unsplash.com/Joshua Sukoff)
  • Ledakan terjadi di sekolah Yahudi Amsterdam tanpa korban jiwa, dan Wali Kota Halsema menyebutnya sebagai serangan disengaja terhadap komunitas Yahudi.
  • Pemerintah Belanda memperketat keamanan di sinagoga setelah serangkaian insiden antisemitisme, termasuk pembakaran di Rotterdam dan ledakan di Belgia.
  • Kementerian Luar Negeri Israel mendesak Belanda bertindak tegas memberantas antisemitisme yang disebut semakin marak pasca serangan terhadap komunitas Yahudi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Ledakan terjadi di sebuah sekolah Yahudi di salah satu kota di Belanda, Amsterdam, pada Sabtu (14/3/2026). Insiden tersebut hanya menyebabkan kerusakan ringan pada dinding luar sekolah dan tidak menimbulkan korban.

Wali Kota Amsterdam, Femkel Halsema, mengutuk serangan tersebut, menyebutnya sebagai serangan yang disengaja terhadap komunitas Yahudi. Ia mengatakan rekaman kamera keamanan menunjukkan seseorang memasang alat peledak di sekolah tersebut.

“Ini adalah tindakan agresi yang pengecut terhadap komunitas Yahudi. Orang-orang Yahudi di Amsterdam semakin dihadapkan dengan antisemitisme. ⁠Ini tidak bisa diterima," kata Halsema, dikutip dari DW.

1. Polisi belum mengungkap dugaan motif di balik serangan tersebut

ilustrasi garis polisi (pexels.com/kat wilcox)

Perdana Menteri Belanda, Rob Jetten, menyebut insiden itu sebagai peristiwa yang mengerikan dalam unggahannya di media sosial X. Ia menegaskan bahwa antisemitisme tidak memiliki tempat di Belanda.

“Saya memahami kemarahan dan ketakutan yang ditimbulkan, dan saya akan segera bertemu dengan komunitas Yahudi. Mereka harus selalu merasa aman di negara kita,” tambahnya.

Penyelidikan kini telah diluncurkan. Namun, sejauh ini, polisi belum memberikan komentar mengenai kemungkinan motif di balik serangan tersebut.

2. Otoritas Belanda telah perketat keamanan di sinagoga di seluruh negeri

sinagoga di Amsterdam (Davidh820, CC BY-SA 4.0 <https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0>, via Wikimedia Commons)

Keamanan di sinagoga dan institusi Yahudi di seluruh Belanda telah diperketat menyusul sejumlah insiden antisemitisme yang terjadi pekan ini. Pada Jumat (13/3/2026), sebuah sinagoga di kota Rotterdam menjadi sasaran serangan pembakaran pada malam hari. Tidak ada laporan korban jiwa, dan empat remaja laki-laki telah ditangkap sehubungan dengan insiden itu.

Ledakan yang memicu kebakaran juga terjadi sebuah sinagoga di kota Liege, Belgia, pada Senin (9/3/2026). Sementara itu, di Amerika Serikat (AS), seorang pria bersenjata menabrakkan mobilnya ke sebuah sinagoga di kota Detroit pada Kamis (12/3/2026). Insiden-insiden ini terjadi setelah dimulainya perang AS-Israel terhadap Iran pada 28 Februari.

3. Israel minta Belanda berantas kejahatan antisemitisme

bendera Israel (unsplash.com/Taylor Brandon)

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Israel mengatakan bahwa epidemi antisemitisme tengah berkecamuk di Belanda. Pernyataan itu merujuk pada serangan-serangan terbaru di Amsterdam dan Rotterdam, serta kekerasan terhadap penggemar sepak bola Israel di ibu kota Belanda tersebut pada 2024.

“Di mana serangan berikutnya akan terjadi? Pemerintah Belanda perlu berbuat lebih banyak untuk melawan antisemitisme,” tulis kementerian tersebut, dikutip dari BBC.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team