Jakarta, IDN Times - Ratusan orang di ibu kota Swedia, Stockholm, memilih menghabiskan malam tahun baru dengan mengadakan aksi solidaritas terhadap warga Palestina di Gaza. Mereka menuntut diakhirinya perang genosida Israel di wilayah tersebut sekaligus mendesak pemerintah Swedia menghentikan penjualan senjata ke Israel.
Di tengah suhu yang sangat dingin pada Rabu (31/12/2025) malam, para pengunjuk rasa berkumpul di Segels Torg Square untuk berkabung atas warga sipil yang tewas akibat serangan Israel. Sambil mengibarkan bendera Palestina dan membawa obor, mereka kemudian melakukan long march menuju Parlemen Swedia.
“Di tahun baru ini, kami menolak kematian massal, blokade di Palestina, dan sikap diam terhadap peristiwa-peristiwa ini. Kami menolak memulai tahun baru dengan menutup mata terhadap ketidakadilan," kata penyelenggara dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Anadolu.
