Jakarta, IDN Times – Perjalanan tim nasional Maroko di Piala Dunia berakhir setelah kalah 0-2 dari Prancis pada laga perempat final di Boston, Amerika Serikat (AS). Dua gol dari Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele memicu kekecewaan pendukung Maroko, yang kemudian berkumpul di sejumlah kota besar Eropa hingga bentrok dengan aparat kepolisian.
Laporan gabungan dari berbagai media menyebutkan salah satu kerusuhan paling serius terjadi di kawasan Edgware Road, London, Inggris, pada Kamis (9/7/2026) malam. Kepolisian Metropolitan London (Met Pol) menyampaikan petugas lebih dulu diterjunkan setelah sekelompok orang menutup jalan dan menghambat lalu lintas, sebelum situasi memanas akibat lemparan botol kaca dan kembang api yang diarahkan ke polisi.
