Jakarta, IDN Times - Peter Magyar, yang baru saja memenangkan pemilihan umum Hungaria, resmi mengumumkan rencana untuk mereformasi secara menyeluruh sistem media nasional, pada Rabu (15/4/2026). Langkah ini diambil karena media di Hungaria dinilai sudah lama tidak berfungsi sebagai pengawas sosial akibat campur tangan politik.
Kemenangan Partai TISZA (Respect and Freedom) dalam pemilu ini mengakhiri masa jabatan Viktor Orban selama 16 tahun sebagai Perdana Menteri. Momen ini juga menjadi awal bagi perbaikan lembaga negara yang dinilai mengalami penurunan standar demokrasi.
Dalam pernyataan pertamanya, Magyar menegaskan bahwa prioritas utamanya adalah mengembalikan kebebasan pers dan keterbukaan informasi. Hal ini dilakukan agar rakyat Hungaria dapat kembali merasakan nilai-nilai dasar Uni Eropa.
Ia berjanji akan mengambil langkah hukum untuk menghapus praktik penyebaran berita sepihak, serta membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap televisi dan radio negara melalui sistem pengawasan yang lebih mandiri.
