Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Menlu Arrmanatha Jadikan Pencalonan RI di DK PBB sebagai Prioritas
Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir. (IDN Times/Marcheilla Ariesta)
  • Indonesia mencalonkan diri sebagai anggota tidak tetap DK PBB untuk periode 2029–2030.

  • Arrmanatha Nasir menegaskan komitmen Indonesia menciptakan dunia yang lebih aman dan stabil.

  • Pencalonan itu menjadi agenda Arrmanatha sekaligus bagian dari dorongan reformasi sistem PBB.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Seberapa penting pencalonan Indonesia di DK PBB?
Vote Now
Kamis (1/10)

Arrmanatha ditunjuk Prabowo untuk menggantikan Sugiono sebagai Menteri Luar Negeri dalam perombakan kabinet.

awal Oktober 2026

Pergantian menteri menjadi bagian dari perombakan kabinet yang dilakukan Prabowo.

periode 2029–2030

Indonesia mencalonkan diri sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Seberapa penting pencalonan Indonesia di DK PBB?
Vote Now
  • What?
    Indonesia mencalonkan diri sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa periode 2029–2030.
  • Who?
    Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir menyampaikan komitmen tersebut atas nama Indonesia.
  • Where?
    Pencalonan ditujukan untuk Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.
  • When?
    Pencalonan berlaku untuk periode 2029–2030.
  • Why?
    Indonesia ingin berpartisipasi aktif menciptakan dunia yang lebih aman dan stabil serta menunjukkan pentingnya multilateralisme.
  • How?
    Indonesia akan menggunakan kesempatan yang dimiliki untuk mendorong reformasi sistem Perserikatan Bangsa-Bangsa.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Seberapa penting pencalonan Indonesia di DK PBB?
Vote Now

Indonesia mau menjadi anggota tidak tetap DK PBB pada 2029–2030. Menlu Arrmanatha Nasir berkata Indonesia ingin membantu membuat dunia lebih aman dan stabil. Ia juga ingin mendorong perubahan di sistem PBB. Arrmanatha baru menjadi Menlu setelah Prabowo mengganti beberapa menteri dalam perombakan kabinet pada awal Oktober 2026. Pencalonan itu menjadi salah satu agendanya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Seberapa penting pencalonan Indonesia di DK PBB?
Vote Now

Pencalonan Indonesia membuka ruang untuk menunjukkan komitmen pada dunia yang lebih aman dan stabil. Agenda ini juga memberi kesempatan bagi Indonesia untuk memperkuat dukungan terhadap multilateralisme serta mendorong reformasi sistem Perserikatan Bangsa-Bangsa. Dalam mandatnya sebagai Menlu, Arrmanatha menempatkan agenda tersebut sebagai salah satu prioritas.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Seberapa penting pencalonan Indonesia di DK PBB?
Vote Now

Jakarta, IDN Times - Menteri Luar Negeri (Menlu) Arrmanatha Nasir menegaskan komitmen Indonesia untuk berpartisipasi aktif dalam menciptakan dunia yang lebih aman dan stabil melalui pencalonan anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) periode 2029–2030.

“Pencalonan kita sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk periode 2029–2030 itu kembali lagi menunjukkan komitmen Indonesia untuk memastikan berpartisipasi aktif dalam menciptakan dunia yang lebih aman, lebih stabil,” kata Arrmanatha.

Menurutnya, pencalonan Indonesia juga menunjukkan keyakinan terhadap pentingnya multilateralisme. “Dan ini juga menunjukkan kepercayaan kita pentingnya multilateralisme,” ujarnya.

Arrmanatha mengatakan Indonesia akan terus menggunakan kesempatan yang dimiliki untuk mendorong reformasi sistem Perserikatan Bangsa-Bangsa.

“Sehingga kita juga akan terus menggunakan kesempatan bersama kita untuk mendorong reformasi sistem Perserikatan Bangsa-Bangsa,” kata dia.

Dalam pernyataan terpisah di Kementerian Luar Negeri RI, Arrmanatha kembali menegaskan komitmen Indonesia untuk berpartisipasi aktif dalam menciptakan dunia yang lebih aman dan stabil.

Menurutnya, pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap DK PBB juga menjadi bentuk kepercayaan Indonesia terhadap pentingnya multilateralisme dalam menghadapi berbagai persoalan global.

“Dan ini juga menunjukkan kepercayaan kita pada pentingnya multilateralisme, sehingga kita juga terus akan menggunakan kesempatan kita untuk mendorong reformasi sistemnya,” ucapnya.

Pencalonan tersebut akan menjadi salah satu agenda yang didorong Arrmanatha dalam menjalankan mandatnya sebagai Menlu di pemerintahan Presiden Prabowo.

Arrmanatha ditunjuk Prabowo untuk menggantikan Sugiono dalam perombakan kabinet yang dilakukan pada Kamis (1/10). Sebelum menjabat sebagai Menlu, Tata merupakan Wakil Menteri Luar Negeri RI.

Sementara itu, Sugiono ditunjuk Prabowo untuk mengisi posisi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), menggantikan Pratikno.

Pergantian tersebut menjadi bagian dari perombakan kabinet yang dilakukan Prabowo pada awal Oktober 2026.

Yuk, pilih pandanganmu

Seberapa penting pencalonan Indonesia di DK PBB?

See More

Curated For You

Editorial Team

Related Article