Jakarta, IDN Times - Negara-negara Baltik, Estonia, Latvia, dan Lithuania, membantah memperbolehkan drone Ukraina melintasi negaranya. Ketiganya menyebut tuduhan tersebut sebagai kampanye disinformasi Rusia.
“Kami menolak kampanye disinformasi Rusia kepada negara-negara kami yang tidak memiliki bukti. Negara-negara Baltik tidak pernah memperbolehkan teritori atau wilayah udara kami digunakan oleh Ukraina untuk menyerang Rusia,” ungkapnya, dikutip dari LRT, Sabtu (11/4/2026).
Pada Maret, negara-negara Baltik memprotes terkait masuknya drone Ukraina ke negaranya. Drone asal Ukraina tersebut diduga mengarah ke sejumlah infrastruktur energi Rusia.
