Jakarta, IDN Times - Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu memperingatkan kepada Palestina untuk tidak mengganggu pemilihan umum (pemilu) parlemen. Menurutnya, musuh berniat menguji Israel dengan meluncurkan serangan saat pemilu.
“Kami mempersiapkan untuk segala skenario. Termasuk menyiapkan pencegahan penggunaan sistem persenjataan yang dapat berbalik menyerang kami,” terangnya, dikutip dari DPA International, Rabu (14/10/2026).
Sementara itu, konflik dengan Palestina menjadi isu kunci kampanye politik di Israel saat ini. Politikus sayap kanan berusaha mendapatkan simpati publik dengan merespons keras Palestina.
