Jakarta, IDN Times - Delegasi diplomatik sejumlah negara Eropa dan perwakilan Gereja Katolik diserang oleh kelompok pemukim Israel di dekat Kota Taybeh, sebelah timur Ramallah, Tepi Barat, Sabtu (17/10/2026). Peristiwa penyerangan tersebut memicu desakan dari pihak Palestina agar komunitas internasional segera mengambil tindakan nyata.
Kementerian Luar Negeri Palestina menuntut langkah konkret dari komunitas internasional untuk melindungi warga Palestina serta perwakilan asing, sekaligus meminta pertanggungjawaban para pelaku. Otoritas Palestina juga menuduh pemerintah Israel melindungi para penyerang dan membiarkan iklim impunitas terus berlangsung di wilayah pendudukan.
