Jakarta, IDN Times - Jumlah pelayaran di Laut Merah melalui Selat Bab el-Mandeb berkurang drastis usai milisi Yaman sekaligus sekutu setia Iran, Houthi, menyerang kapal tanker Arab Saudi yang berlayar di perairan tersebut. Kabar itu termuat dalam data terbaru yang dirilis lembaga pemantau lalu lintas laut, Kpler, pada Senin (27/7/2026).
Menurut Kpler, hanya ada 10 sampai 11 kapal komersial yang melintas di Selat Bab el-Mandeb per hari dalam sepekan kemarin. Jumlah ini merupakan yang terendah dalam beberapa bulan terakhir. Sebab, biasanya, ada puluhan kapal yang berlayar di selat tersebut untuk melakukan aktivitas ekspor dan impor barang komoditas dari Timur Tengah ke pasar global maupun sebaliknya.
