Jakarta, IDN Times - Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), Dino Patti Djalal, menyampaikan pandangannya terkait wacana kontribusi Indonesia sebesar Rp17 triliun kepada Board of Peace. Ia mengajak pemerintah dan masyarakat menilai rencana tersebut secara rasional dan jernih, dengan mempertimbangkan skala, manfaat, serta risikonya bagi kepentingan nasional.
Menurut Dino, angka Rp17 triliun bukanlah nominal kecil dalam konteks diplomasi Indonesia. Ia menilai besaran tersebut sangat tidak lazim jika dibandingkan dengan sejarah kontribusi Indonesia terhadap organisasi internasional.
“Untuk diplomasi Indonesia, Rp17 triliun itu adalah angka yang sangat fantastis,” kata Dino dalam pernyataannya, dalam video Instagram.
Ia juga menekankan, sepanjang sejarah Indonesia belum pernah membayar dana sebesar itu untuk bergabung atau berpartisipasi dalam organisasi internasional mana pun.
