Jakarta, IDN Times - Puluhan pemukim Israel, termasuk perempuan dan anak-anak, menyeberang ke Lebanon selatan pada Kamis (12/2/2026) untuk menyerukan pendirian pemukiman Yahudi di wilayah tersebut. Dua orang di antaranya kemudian ditahan oleh polisi.
Menurut laporan media Israel, para aktivis dari gerakan pemukim sayap kanan Israel, Uri Tzafon, melintasi pagar perbatasan dekat kota Yaroun dan menanam pohon di sana sebagai upaya untuk mempromosikan perluasan permukiman Israel. Mereka menyebut aksi tersebut sebagai langkah moral dan historis yang bertujuan melindungi komunitas Israel di wilayah utara.
Anggota Uri Tzafon menganggap Lebanon selatan sebagian bagian dari tanah leluhur mereka, dan menilai bahwa kehadiran warga sipil di dekat pos-pos militer Israel akan mencegah serangan lintas batas.
“Jika IDF (militer Israel) tidak bertindak tegas, pembantaian penduduk wilayah utara hanya tinggal menunggu waktu saja,” tulis gerakan tersebut dalam surat yang ditujukan kepada kepala staf IDF dan menteri pertahanan serta perdana menteri Israel.
