Jakarta, IDN Times - Organisasi bantuan medis Doctors Without Borders atau Médecins Sans Frontières (MSF) mengecam eskalasi kekerasan dan intimidasi tanpa pandang bulu yang menimpa warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki. Lembaga kemanusiaan tersebut menyoroti memburuknya situasi keamanan yang dihadapi penduduk setempat akibat teror dari pemukim Israel.
Kecaman terbuka ini disampaikan setelah salah seorang staf MSF diserang secara terencana di desanya yang terletak di kawasan selatan Tepi Barat pada Kamis (15/10/2026). Secara terpisah, 20 keluarga Palestina di utara Lembah Yordan terpaksa meninggalkan tempat tinggal mereka akibat rentetan serangan tentara dan pemukim Israel, sementara puluhan keluarga lainnya menghadapi ancaman pengusiran serupa serta pembatasan akses kebutuhan pokok.
