Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Penembakan di St.Vincent dan Grenadines, 4 Orang Tewas
ilustrasi serangan penembakan (unsplash.com/Maxim Hopman)
  • Penembakan di Green Hill, dekat Kingstown, Saint Vincent dan Grenadines, menewaskan empat orang dan melukai empat lainnya pada Jumat malam.
  • Dua korban luka masih dirawat di rumah sakit. Polisi belum menangkap pelaku maupun mengungkap motif, sementara penyelidikan dan pengumpulan informasi berlangsung.
  • Di tengah 37 kasus pembunuhan sepanjang 2026, otoritas meningkatkan patroli, penggeledahan, dan pertukaran intelijen untuk menangani kekerasan antargeng serta aksi balas dendam.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Sedikitnya empat orang tewas ditembak dan empat lainnya terluka akibat penembakan di negara kepulauan Karibia, Saint Vincent dan Grenadines. Polisi hingga kini masih memburu pelaku.

Penjabat Komisaris Polisi, Trevor Bailey, mengatakan bahwa petugas menanggapi laporan adanya suara tembakan di Green Hill, sebuah kawasan yang terletak tepat di luar ibu kota, Kingstown, pada Jumat (25/9/2026) malam.

“Dua jasad ditemukan tergeletak di jalan umum. Sementara itu, jasad seorang perempuan ditemukan di dalam kendaraan yang diparkir di jalan umum, dan satu jasad lainnya ditemukan di sebidang tanah di dekat lokasi tersebut,” kata Bailey dalam konferensi pers pada Sabtu (26/9/2026), dikutip Al Jazeera.

1. Dua korban luka masih dirawat di rumah sakit

ilustrasi garis polisi (pexels.com/kat wilcox)

Menurut pemeriksaan awal, keempat korban mengalami luka yang diduga akibat tembakan. Empat orang lainnya juga mengalami luka-luka, dengan dua di antaranya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Sejauh ini, belum ada penangkapan dan polisi belum mengungkapkan motif di balik pembunuhan tersebut kepada publik.

“Sayangnya, kami belum berhasil melakukan penangkapan terkait penembakan yang terjadi tadi malam. Setelah pengumpulan informasi dan penyelidikan selesai, Anda akan mengetahui motifnya," kata Asisten Komisaris Polisi, Brenton Smith.

2. Saint Vincent dan Grenadines catat 37 kasus pembunuhan sepanjang 2026

ilustrasi penembakan (unsplash.com/Max Kleinen)

Penembakan tersebut terjadi ketika aparat berupaya menangani kekerasan antargeng dan aksi balas dendam yang melibatkan kelompok-kelompok yang saling berseteru. Sepanjang 2026, polisi telah mencatat 37 kasus pembunuhan di Saint Vincent dan Grenadines.

"Kami melihat adanya aksi balasan, satu kelompok menyerang balik kelompok lainnya. Kami mengecam tindakan tersebut," kata Bailey.

Dilansir ABC News, Menteri Keamanan Nasional St. Clair Leacock mengecam penembakan tersebut. Ia mengatakan bahwa meskipun Saint Vincent dan Grenadines masih merupakan negara yang damai, kekerasan antargeng telah melanda banyak komunitas.

"Kasus-kasus pembunuhan ini menciptakan mimpi buruk yang serius bagi kami," kata Leacock.

3. Polisi tingkatkan pengamanan

Young Island di St. Vincent dan Grenadines (unsplash.com/George Apodaca)

Pihak berwenang mengatakan telah meningkatkan upaya penanganan setelah aksi kekerasan tersebut, termasuk dengan menambah patroli, melakukan penggeledahan dan meningkatkan pertukaran informasi intelijen antarsatuan kepolisian. Bailey juga secara khusus mengimbau kaum muda untuk menjauhi kelompok kriminal dan tindakan kekerasan.

"Saya menyerukan kepada generasi muda Saint Vincent dan Grenadines untuk menjadi warga negara yang teladan, serta meninggalkan jalan kejahatan dan kekerasan. Kekerasan tidak memiliki tempat dalam masyarakat kita," ujarnya.

Saint Vincent dan Grenadines telah lama mengandalkan sektor pariwisata sebagai sumber pendapatan utamanya. Negara yang terdiri atas 32 pulau ini dikenal dengan pantainya yang berpasir putih dan perairan yang jernih, menjadikannya sebagai destinasi wisata yacht yang populer bagi wisatawan kaya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article