Jakarta, IDN Times - Biaya kampanye militer Amerika Serikat dalam perang melawan Iran dilaporkan melonjak hingga sedikitnya 47,1 miliar dolar AS atau setara Rp854,02 triliun (kurs Rp18.132) sampai pertengahan Oktober 2026. Angka tersebut mengalami kenaikan sebesar 3,5 miliar dolar AS atau setara Rp63,46 triliun bila dibandingkan dengan perkiraan pada awal September lalu.
Komando Pusat Amerika Serikat menyusun taksiran pengeluaran terbaru tersebut pada Jumat (16/10/2026) sebelum diserahkan Pentagon kepada Kongres pada pekan lalu. Sebagian besar total biaya perang tersebut terserap demi mengganti amunisi pertahanan udara dan bom yang terkuras di kawasan Timur Tengah.
