Jakarta, IDN Times - Presiden China Xi Jinping menerima Presiden Myanmar Min Aung Hlaing di Beijing, Selasa (16/6/2026), dalam pertemuan yang menandai penguatan hubungan kedua negara. Pertemuan ini berlangsung di tengah dinamika politik yang masih terjadi di Myanmar.
Dalam pertemuan tersebut, Xi secara terbuka menyampaikan dukungannya terhadap kepemimpinan Min Aung Hlaing dan menegaskan komitmen China untuk memperdalam kerja sama strategis dengan Myanmar di berbagai bidang.
Kunjungan ini menjadi lawatan pertama Min Aung Hlaing ke China sejak dia mengklaim kemenangan dalam pemilu kontroversial yang berlangsung pada Desember 2025 hingga Januari 2026. Kunjungan selama lima hari itu juga menjadi salah satu agenda diplomatik terpenting Myanmar tahun ini.
Sebelum pembicaraan dimulai, Pemerintah China menggelar upacara penyambutan kenegaraan di Balai Agung Rakyat atau Great Hall of the People. Kedua pemimpin kemudian menggelar pertemuan tertutup yang berlangsung kurang dari satu jam.
Pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan kerja sama yang mencerminkan semakin eratnya hubungan Beijing dan Naypyidaw di tengah berbagai tantangan kawasan.
