Jakarta, IDN Times - Perdana Menteri Hungaria, Viktor Orban, menuduh Ukraina telah sengaja menghalangi pasokan minyak dari Rusia untuk negaranya. Tuduhan tersebut disampaikan Orban pada Rabu (25/2/2026).
Tidak lama setelah melontarkan tuduhan tersebut, Orban langsung memerintahkan pasukan militer untuk berjaga di fasilitas energi utama yang ada di Hungaria. Ini bertujuan untuk mencegah serangan Ukraina terhadap fasilitas energi yang ada di sana.
"Oleh karena itu, aku telah memerintahkan penguatan perlindungan untuk infrastruktur energi kritis. Ini berarti bahwa kita akan mengerahkan tentara dan peralatan yang diperlukan untuk menangkis serangan di dekat fasilitas energi utama. Polisi akan berpatroli dengan jumlah pasukan yang ditingkatkan di sekitar pembangkit listrik, stasiun distribusi, dan pusat kendali yang telah ditentukan," kata Orban, seperti dilansir DW.
